Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika Komunitas Basis Gerejawi (KBG) di Paroki Trinitas Mahakudus Paslaten, proses pembangunan persekutuan gerejawi, serta faktor-faktor yang mendukung dan menghambat kehidupan komunitas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dinamika KBG terwujud melalui berbagai kegiatan rohani, sosial, dan pastoral yang memperkuat persaudaraan, solidaritas, dan partisipasi umat. Persekutuan dibangun melalui doa bersama, pendalaman iman, pelayanan sosial, dan keterlibatan aktif dalam kehidupan komunitas. Faktor pendukung meliputi semangat kebersamaan, ikatan kekerabatan, budaya mapalus, kesamaan iman, serta dukungan pastor dan pemimpin awam. Adapun faktor penghambat meliputi kesibukan kerja, keterbatasan waktu, kendala ekonomi, rendahnya partisipasi sebagian anggota, budaya individualisme, dan pengaruh media sosial. Temuan ini menegaskan pentingnya pendampingan pastoral yang berkelanjutan untuk memperkuat persekutuan dan meningkatkan partisipasi umat dalam kehidupan Komunitas Basis Gerejawi.
Copyrights © 2026