Pendidikan Keagamaan Katolik (PAK) saat ini dituntut adaptif terhadap dinamika transformasi kurikulum nasional di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan secara sistematis tren, kendala teknis, serta arah perkembangan metodologis evaluasi pembelajaran PAK dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir (2014–2026). Pendekatan kualitatif deskriptif diterapkan melalui metode Systematic Literature Review (SLR) dengan pisau analisis Reflexive Thematic Analysis (RTA) berbantuan perangkat lunak ATLAS.ti 9 untuk menganalisis dokumen publikasi ilmiah yang relevan. Hasil penelitian berhasil mengonseptualisasikan tiga tema utama, yaitu keterbatasan kapasitas pendidik dalam menyusun instrumen evaluasi variatif, adanya fenomena reduksi nilai afektif demi kepraktisan administratif Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), serta kelemahan uji validitas instrumen pengamatan dalam naskah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) guru. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa evaluasi PAK masih didominasi pengukuran kognitif tradisional sehingga membutuhkan intervensi konkret berupa revitalisasi keterampilan penilaian autentik melalui model supervisi klinis-kolaboratif yang mendukung proses pertumbuhan iman peserta didik secara utuh
Copyrights © 2026