Persaingan industri yang semakin ketat menuntut perusahaan, termasuk industri rumah tangga seperti UMKM X yang memproduksi tempe, untuk meningkatkan efisiensi operasional. Penelitian ini bertujuan untuk merancang ulang tata letak fasilitas produksi tempe di UMKM X menggunakan metode Systematic Layout Planning (SLP) guna meningkatkan efisiensi aliran material dan kinerja operasional. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif melalui observasi langsung di lapangan. Data yang dikumpulkan mencakup ukuran ruang, aliran proses, frekuensi perpindahan antar stasiun kerja, serta kebutuhan ruang tiap proses. Analisis dilakukan dengan menggunakan Activity Relationship Chart, From-To Chart, serta perhitungan total jarak dan waktu perpindahan material. Berdasarkan hasil analisis, rancangan ulang tata letak fasilitas berhasil mengurangi total jarak perpindahan dari 22 meter menjadi 18,2 meter dan waktu perpindahan dari 97 detik menjadi 83 detik. Efisiensi yang dicapai yaitu 17,27% untuk jarak dan 14,43% untuk waktu perpindahan. Kesimpulan penerapan metode SLP terbukti efektif dalam mengidentifikasi masalah dan merancang tata letak yang lebih efisien. Perbaikan ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, mengurangi pemborosan, serta menciptakan lingkungan kerja yang lebih aman dan nyaman bagi pekerja.
Copyrights © 2026