Perkembangan teknologi kecerdasan buatan, khususnya ChatGPT, menghadirkan peluang sekaligus tantangan dalam pembelajaran di pendidikan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi dosen terhadap penggunaan ChatGPT sebagai asisten virtual dalam mendukung pembelajaran di Fakultas Bahasa dan Budaya Universitas 17 Agustus 1945 Semarang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif eksploratif melalui wawancara mendalam terhadap 10 dosen yang dipilih secara purposive. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola dan makna utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dosen memiliki persepsi yang cenderung positif terhadap penggunaan ChatGPT, terutama dalam meningkatkan efisiensi, kreativitas, serta variasi metode pembelajaran. ChatGPT juga dimanfaatkan sebagai alat bantu dalam penyusunan materi, pembuatan soal, dan penulisan akademik. Namun demikian, terdapat sejumlah tantangan yang menjadi perhatian, seperti potensi pelanggaran integritas akademik, ketergantungan mahasiswa, serta keakuratan informasi yang perlu diverifikasi. Oleh karena itu, penggunaan ChatGPT perlu diintegrasikan secara bijak dengan mempertimbangkan aspek pedagogis dan etika akademik agar dapat mendukung pembelajaran secara optimal.
Copyrights © 2026