Menstruasi adalah proses biologis yang dialami oleh setiap wanita remaja pada usia 9 hingga 12 tahun. Dismenore disebabkan oleh Hiperproduksi prostaglandin uterus (PGF2e dan PGF2) yang memicu kontraksi uterus tidak terkoordinasi. Pada usia sekolah dismenore mengganggu aktivitas harian, termasuk proses belajar. Penatalaksanaan nonfarmakologis seperti massage effleurage menjadi alternatif efektif untuk meredakan nyeri melalui sentuhan tangan yang merangsang pelepasan endorfin, meningkatkan sirkulasi darah, dan memberikan efek relaksasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh massage effleurage terhadap intensitas skala nyeri dismenore pada remaja putri di SMA-IT Raflesia. Penelitian ini menggunakan desain quasi-experiment dengan pendekatan kuantitatif pre-test post-test without control group. Sampel berjumlah 72 responden yang dipilih dengan teknik Stratified Random Sampling. Instrumen yang digunakan untuk mengukur intensitas nyeri adalah Numeric Rating Scale (NRS) yang telah terbukti valid dan reliabel secara internasional. Data dianalisis menggunakan uji Paired t-test untuk mengetahui pengaruh intervensi Massage Effleurage terhadap nyeri. Hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh signifikan setelah pemberian Massage Effleurage dengan hasil p-value <,001 ≤ dari 0,05.
Copyrights © 2026