Chronic Kidney Disease (CKD) merupakan salah satu penyebab utama kematian di dunia dan memerlukan terapi hemodialisis untuk menjaga keseimbangan cairan serta elektrolit tubuh. Salah satu keluhan yang sering dialami pasien hemodialisis adalah rasa haus yang berlebihan akibat pembatasan cairan, yang jika tidak dikendalikan dapat menyebabkan kelebihan volume cairan dan komplikasi lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas mengunyah permen karet bebas gula berbahan xylitol dalam mengurangi rasa haus pada pasien Chronic Kidney Disease yang menjalani hemodialisis. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli 2025 di Rumah Sakit Saiful Anwar, Malang, terhadap seorang pasien laki-laki berusia 65 tahun dengan Chronic Kidney Disease. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Intervensi dilakukan dengan memberikan permen karet bebas gula selama tiga hari berturut-turut, dan tingkat haus diukur menggunakan Skala Analog Visual. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skor rasa haus dari 8 menjadi 2 setelah intervensi. Mengunyah permen karet bebas gula terbukti dapat merangsang produksi air liur, melembapkan rongga mulut, dan menurunkan sensasi haus. Intervensi ini efektif, aman, dan mudah diterapkan sebagai terapi nonfarmakologis pendukung dalam pengendalian rasa haus pada pasien hemodialisis.
Copyrights © 2025