Kanker serviks menempati peringkat keempat kanker dengan prevalensi tertinggi di kalangan wanita. Sangat penting untuk mendorong wanita usia subur untuk terlibat dalam upaya deteksi dini, karena motivasi yang lebih tinggi berkorelasi dengan peningkatan partisipasi dalam program skrining. Penelitian ini bertujuan untuk menilai tingkat motivasi wanita usia subur mengenai inspeksi visual dengan asam asetat di Puskesmas Kerambitan 1 pada tahun 2024. Dilakukan dari Oktober hingga November 2024, penelitian kuantitatif deskriptif ini menggunakan desain cross-sectional. Populasi penelitian terdiri dari semua wanita usia subur di wilayah hukum Puskesmas Kerambitan 1. Teknik pengambilan sampel purposive sampling digunakan, sehingga menghasilkan sampel sebanyak 100 responden. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner terstruktur (validitas= (Nilai r hitung > r tabel) dan reliabilitas (Nilai 0,912 (lebih besar dari 0,70)) dan dianalisis melalui analisis univariat. Temuan menunjukkan bahwa motivasi internal, khususnya kebutuhan akan kesadaran kesehatan, kuat di antara 97% peserta, sementara motivasi eksternal, terutama dukungan dari suami, kuat untuk 68% responden. Para profesional kesehatan didorong untuk meningkatkan upaya penjangkauan mengenai pemeriksaan visual dengan asam asetat dengan mengembangkan materi pendidikan yang menarik dan mudah dipahami, seperti video, infografis, dan artikel, untuk lebih memotivasi wanita dalam demografi ini.
Copyrights © 2025