Studi ini memiliki tujuan menganalisis tingkat daya tahan umum VO2Max atlet HW Sport Table Tennis Kabupaten pekalongan serta mengkaji strategi dan upaya pelatih dalam meningkatkan daya tahan (VO2Max) atlet tenis meja HW Sport. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Pengumpulan data dilakukan melalui tes daya tahan menggunakan Multistage Fitness Test (MFT). Subjek penelitian terdiri dari 10 atlet remaja HW Sport Table Tennis Kabupaten pekalongan yang dipilih dengan teknik purposive sampilng. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa 6 atlet (60%) berada di kategori sangat kurang, 2 atlet (20%) berada di kategori kurang, 2 atlet (20%) berada pada kategori cukup. Berdasarkan hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkat Daya tahan VO2Max atlet remaja HW Sport Table Tennis Kabupaten Pekalongan tergolong “sangat kurang”. Dikarenakan pelaksanaan program latihan atlet lebih banyak difokuskan pada aspek teknik dan taktik, sehingga latihan untuk meningkatkan daya tahan masih jarang dilakukan, yang disebabkan oleh keterbatasan sumber daya manusia serta rendahnya motivasi dari atlet itu sendiri.
Copyrights © 2026