Keterampilan manajerial merupakan kemampuan untuk melaksanakan tindakan, berkomunikasi, dan memecahkan masalah. Salah satu kecerdasan yang mempengaruhi keterampilan manajerial adalah kecerdasan emosional. Kecerdasan emosional merupakan kemampuan individu dalam mengenali, memahami, dan mengelola emosi diri sendiri maupun orang lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kecerdasan emosional dengan keterampilan manajerial pada mahasiswa profesi ners angkatan I yang telah menyesesaikan praktik klinik di UPI Kampus Sumedang. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasional cross-sectional. Jumlah sampel terdiri dari 46 responden menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner Schutte Emotional Intelligence Scale (SEIS) untuk mengukur kecerdasan emosional dan kuesioner yang dibuat peneliti berdasarkan teori Katz (1955) untuk mengukur keterampilan manajerial. Hasil uji validitas menunjukkan nilai r hitung=0,39-0,69 > r tabel=0,27. Uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha 0,893 untuk kecerdasan emosional dan 0,904 untuk keterampilan manajerial. Analisis bivariat data menggunakan uji Pearson’s. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional mahasiswa berada pada kategori tinggi (80,43%) dan keterampilan manajerial berada dalam kategori tinggi (95,66%). Berdasarkan hasil uji statistik Pearson’s, terdapat hubungan dengan keeratan rendah antara kecerdasan emosional dengan keterampilan manajerial pada mahasiswa (p value=0,007; r=0,396). Hal ini menunjukkan bahwa semakin tinggi kecerdasan emosional mahasiswa, semakin baik keterampilan manajerial yang mereka miliki.
Copyrights © 2025