Transformasi digital dalam dunia pendidikan memberikan beragam kemudahan, namun juga menimbulkan stres digital bagi mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi stres digital mahasiswa Universitas Bhakti Kencana. Menggunakan metode deskriptif kuantitatif, penelitian ini melibatkan 152 mahasiswa yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen penelitian dengan menggunakan kuesioner Digital Stress Scale (DSS) dengan Uji Validitas 0,80 dan Reabilitas 0.88 yang Dimana sudah valid dan realibel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stres digital mahasiswa berada pada kategori sedang dengan faktor penyebab terbesar terdiri dari fear of missing out (40%), smartphone attachment (30%), information overload (10%), manajemen waktu dan batas digital (10%), multitasking digital (5%), dan tekanan media sosial (5%). Penelitian ini menyimpulkan bahwa stres digital mahasiswa dipengaruhi oleh kombinasi faktor personal, akademik, dan sosial yang terintegrasi dalam kehidupan digital sehari-hari.Berdasarkan penelitian ini perlunya penguatan literasi digital, peningkatan kemampuan manajemen waktu, pembatasan penggunaan gawai, serta dukungan institusi berupa edukasi kesehatan mental untuk menurunkan risiko stres digital.
Copyrights © 2026