Banjir merupakan bencana yang paling sering terjadi di Indonesia dan tidak hanya menyebabkan kerusakan fisik, tetapi juga berdampak pada kesehatan mental masyarakat. Mekanisme koping berperan penting dalam menentukan kemampuan individu mengelola stres akibat bencana. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis hubungan mekanisme koping dengan tingkat stres pada masyarakat terdampak banjir di wilayah kerja Puskesmas Umban Sari.Penelitian ini menggunakan desain deskriptif-analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel sebanyak 100 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Tingkat stres diukur menggunakan Perceived Stress Scale (PSS-10) dan mekanisme koping menggunakan Brief COPE. Analisis hubungan menggunakan uji Chi-square dengan α = 0,05. Sebanyak 61% responden menggunakan mekanisme koping maladaptif. Tingkat stres didominasi kategori sedang (52%) dan berat (34%). Terdapat hubungan signifikan antara mekanisme koping dan tingkat stres (p = 0,023). Responden dengan koping adaptif lebih banyak berada pada kategori stres ringan–sedang, sedangkan koping maladaptif berhubungan dengan stres berat. Mekanisme koping berpengaruh signifikan terhadap tingkat stres masyarakat terdampak banjir.
Copyrights © 2025