Pengetahuan dalam mengenali gejala stroke juga akan mempengaruhi tidakan yang dilakukan sebelum dan selama perjalanan pasien dibawa kerumah sakit. Pengetahuan yang baik akan menetukan sikap dan tindakan keluarga dalam penanganan awal saat pasien mengalami serangan stroke. Keluarga dengan pengetahuan baik akan memberikan sikap dan tindakan yang sesuai dengan kebutuhan pasien. Selain itu memperpendek onset kedatangan ke IGD menjadi kurang dari 4.5 jam. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat gambaran dari pengetahuan keluarga pasien stroke dalam mengenali gejala stroke. Jenis penelitian ini adalah deskriptif, pengambilan sampel dengan Teknik non probability sampling dengan jenis accidental sampling. Sampel penelitian ini berjumlah 146 orang keluarga pasien stroke di RSO Dr. Drs. M.Hatta Bukittinggi pada Juni-Oktober 2024. Data dikumpulkan menggunakan kuisioner tentang pengetahuan keluarga dalam mengenali gejala stroke. Data dianalisa secara univariat dan ditampilkan dalam tabel distribusi frekuensi tentang karakteristik responden, faktor resiko dan tingkat pengetahuan keluarga tentang mengenali gejala stroke. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kurang dari sebagian pengetahuan keluarga baik 63 responden (43%), cukup 57 responden (39%) dan kurang 26 responden (18%). Dengan hampir seluruh pasien stroke memiliki resiko penyakit penyerta seperti hipertensi, DM, dan penyakit jantung dan kelebihan berat badan. Penyakit terbanyak adalah hipertensi 79 pasien (54.1%).
Copyrights © 2025