Lansia merupakan kelompok usia yang rentan mengalami peningkatan kadar gula darah akibat penurunan fungsi metabolisme dan perubahan gaya hidup. Aktivitas fisik berperan penting dalam pengaturan kadar glukosa darah melalui peningkatan sensitivitas insulin dan penggunaan glukosa oleh otot. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara aktivitas fisik dengan kadar gula darah sewaktu pada lansia di Panti Jompo Aisyiyah Sumber Solo. Metode: penelitian menggunakan desain cross-sectional dengan jumlah sampel sebanyak 105 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Aktivitas fisik diukur menggunakan kuesioner GPAQ (Global Physical Activity Questionnaire), sedangkan kadar gula darah sewaktu diukur menggunakan glucometer. Analisis data dilakukan menggunakan uji Chi-Square untuk melihat hubungan antar variabel. Hasil: penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat aktivitas fisik dan kadar gula darah sewaktu pada lansia (p value 0,029 < 0,05). Lansia dengan aktivitas fisik rendah cenderung memiliki kadar gula darah sewaktu yang lebih tinggi dibandingkan dengan lansia yang memiliki aktivitas fisik sedang hingga tinggi. Kesimpulan: penelitian ini menegaskan pentingnya peningkatan aktivitas fisik teratur sebagai upaya pengendalian kadar gula darah pada lansia.
Copyrights © 2025