Produksi ASI yang inadekuat pada bayi baru lahir sering disebabkan karena kurangnya rangsangan hormon prolaktin dan hormon oksitosin. Masalah ini perlu segera ditangani karena besarnya manfaat ASI bagi kesehatan ibu dan bayi. Intervensi keperawatan nonfarmakologis seperti Aroma terapi lavender dan pijat oksitosin dapat meningkatkan stimulasi impuls saraf yang dituju karena kulit menyerap minyak aroma terapi melancarkan sirkulasi darah, melemaskan otot, meningkatkan kenyamanan psikologis ibu, dan meningkatkan kelancaran ASI. Tujuan penelitian menganalisis efektivitas aromatherapy lavender dan pijat oksitosin terhadap produksi ASI. Desain penelitian menggunakan studi kasus deskriptif analisis terhadap seorang pasien bernama Ny.A di ruang flamboyan RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto pada tanggal 16-17 Juli 2025. Intervensi dilakukan selama dua hari, sekali sehari, dengan durasi 20-30 menit setiap sesi. Data dikumpulkan berdasarkan hasil pengkajian dan evaluasi yang diperoleh dari data subyektif, objektif, dan pemeriksaan penunjang. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini meliputi asuhan keperawatan, dengan tahapan pengkajian,. Hasil menunjukkan peningkatan suplai ASI, ibu tampak lebih rileks, dan peningkatan asupan bayi. . Dengan demikian, aroma terapi lavender dan pijat oksitosin tidak hanya efektif dalam merangsang hormon prolaktin dan hormon oksitosin yang sangat berperan dalam memproduksi ASI, tetapi juga memberikan dampak psikologis yang membuat ibu lebih rileks menjadi faktor kunci keberhasilan menyusui.
Copyrights © 2025