Diabetes Mellitus (DM) merupakan masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia, termasuk Jawa Timur, dengan prevalensi yang terus meningkat. Upaya pencegahan bergantung pada pengetahuan, sikap, dan praktik masyarakat dalam menjalankan gaya hidup sehat. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pola pengetahuan, sikap, dan praktik pencegahan DM pada penduduk dewasa di Jawa Timur. Desain penelitian adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei cross-sectional. Sebanyak 14.892 responden dewasa berpartisipasi melalui kuesioner daring menggunakan Google Form. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan purposive sampling. Instrumen mencakup variabel sosio-demografi, pengetahuan, sikap, serta praktik pencegahan DM. Validitas isi instrumen diperoleh melalui expert judgement, sedangkan reliabilitas diuji dengan Cronbach’s Alpha yang menunjukan nilai > 0,70 pada seluruh variabel. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Mayoritas responden adalah perempuan (97,1%) dengan kelompok usia terbanyak 26–45 tahun (58,7%). Tingkat pendidikan didominasi lulusan SMA/SMK (55,0%). Pengetahuan sebagian besar berada pada kategori tinggi (64,5%), dan sikap terhadap pencegahan DM sangat positif (89,0%). Praktik pencegahan belum optima, hanya 39,8% responden yang rutin beraktivitas fisik dan 35,0% selalu melakukan pemeriksaan kesehatan, sementara pola makan sehat lebih banyak diikuti (60,0% sering dan 28,0% selalu).Kesimpulannya, pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap pencegahan DM relatif baik, tetapi praktik pencegahan masih perlu ditingkatkan, terutama aktivitas fisik dan pemeriksaan kesehatan rutin. Program promosi kesehatan berbasis komunitas dengan melibatkan perempuan sebagai agen perubahan serta integrasi edukasi gizi dan pemeriksaan berkala direkomendasikan untuk memperkuat upaya pencegahan DM di Jawa Timur.
Copyrights © 2025