Lutfi Fajar Nuraidah
Universitas Airlangga

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mapping of Preeclampsia and Hemorrhage Complications in Pregnant Women with Maternal Mortality Rates in East Java Province Aisyah Hanifa Chaerani Putri; Lutfi Fajar Nuraidah
JURNAL KESMAS DAN GIZI (JKG) Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Institut Kesehatan Medistra Lubuk Pakam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35451/7qvyd314

Abstract

Maternal mortality remains a public health issue in many countries, including Indonesia. Preeclampsia and hemorrhage are complications during pregnancy that are two of the three leading causes of maternal mortality in Indonesia and East Java Province. This study aims to map the prevalence of preeclampsia and hemorrhage in pregnant women with maternal mortality rates in East Java Province in 2024. This study is an observational cross-sectional study using secondary data on the number of cases of preeclampsia and hemorrhage complications in pregnant women and the total number of maternal deaths in 38 districts/cities in East Java Province in 2023. The analysis was performed using the QGIS application and Pearson and Spearman correlation tests. The highest maternal mortality rates were concentrated in the eastern part of East Java Province. Most of the prevalence of preeclampsia in pregnant women was spread across areas with high maternal mortality rates, while the prevalence of hemorrhage in pregnant women was spread randomly across several areas regardless of the high or low maternal mortality rates. The Pearson correlation test showed a moderate correlation between the prevalence of preeclampsia and maternal mortality rates. The Spearman correlation test showed no correlation between the prevalence of hemorrhage in pregnant women and maternal mortality rates with a weak correlation that was not statistically significant. The statistically and spatially significant variations indicate that other factors contribute to the pattern of maternal mortality in East Java Province. There is a need for strategies to optimize pregnancy check-ups as a measure for early detection of pregnancy complications in order to reduce the risk of delayed treatment, which can result in maternal mortality. 
Analisis Deskriptif Pengetahuan, Sikap, dan Praktik Pencegahan Diabetes Mellitus pada Penduduk Dewasa Lutfi Fajar Nuraidah; Lestari Rahajoe; Ida Mahfiroh; Pungky Anggraeni Mustika
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 6 (2025): Desember 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i6.1051

Abstract

Diabetes Mellitus (DM) merupakan masalah kesehatan masyarakat utama di Indonesia, termasuk Jawa Timur, dengan prevalensi yang terus meningkat. Upaya pencegahan bergantung pada pengetahuan, sikap, dan praktik masyarakat dalam menjalankan gaya hidup sehat. Penelitian ini bertujuan menggambarkan pola pengetahuan, sikap, dan praktik pencegahan DM pada penduduk dewasa di Jawa Timur. Desain penelitian adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei cross-sectional. Sebanyak 14.892 responden dewasa berpartisipasi melalui kuesioner daring menggunakan Google Form. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan purposive sampling. Instrumen mencakup variabel sosio-demografi, pengetahuan, sikap, serta praktik pencegahan DM. Validitas isi instrumen diperoleh melalui expert judgement, sedangkan reliabilitas diuji dengan Cronbach’s Alpha yang menunjukan nilai > 0,70 pada seluruh variabel. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan distribusi frekuensi dan persentase. Mayoritas responden adalah perempuan (97,1%) dengan kelompok usia terbanyak 26–45 tahun (58,7%). Tingkat pendidikan didominasi lulusan SMA/SMK (55,0%). Pengetahuan sebagian besar berada pada kategori tinggi (64,5%), dan sikap terhadap pencegahan DM sangat positif (89,0%). Praktik pencegahan belum optima, hanya 39,8% responden yang rutin beraktivitas fisik dan 35,0% selalu melakukan pemeriksaan kesehatan, sementara pola makan sehat lebih banyak diikuti (60,0% sering dan 28,0% selalu).Kesimpulannya, pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap pencegahan DM relatif baik, tetapi praktik pencegahan masih perlu ditingkatkan, terutama aktivitas fisik dan pemeriksaan kesehatan rutin. Program promosi kesehatan berbasis komunitas dengan melibatkan perempuan sebagai agen perubahan serta integrasi edukasi gizi dan pemeriksaan berkala direkomendasikan untuk memperkuat upaya pencegahan DM di Jawa Timur.