Nyeri setelah operasi merupakan hal yang fisiologis, tetapi hal ini merupakan satu keluhan yang paling ditakuti oleh klien setelah pembedahan. Sensasi nyeri mulai terasa sebelum kesadaran klien kembali penuh, dan semakin meningkat seiring dengan berkurangnya pengaruh anestesi. Adapun bentuk nyeri yang dialami oleh klien pasca pembedahan adalah nyeri akut yang terjadi karena adanya luka inisisi bekas pembedahan. Salah satu terapi non farmakologi untuk mengurangi nyeri yaitu menggunakan terapi hypnosis 5 jari. Tujuan penelitian ini bertujuan menganalisis efektifitas terapi hypnosis 5 jari terhadap intensitas nyeri pada pasien post operasi di RSUD Awet Muda Narmada. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quassy eksperiment dengan rancangan one grup pretest-postest design. Teknik pengambilan sampel meggunakan purposive sampling. Responden pada penelitian ini adalah pasien post operasi sebanyak 16 responden. Pengukuran nyeri menggunakan NRS (Numerical Rating Scale) dalam penelitian ini uji validitas dan reliabilitas tidak dilakukan lagi oleh peneliti. Uji statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon dengan tingkat nilai signifikan p value 0,000 (p>0,05). Hasil terdapat pengaruh hipnosis 5 jari terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien post operasi dengan nilai signifikansi 0,000 (p< 0,05). Kesimpulan terdapat pengaruh hypnosis 5 jari terhadap tingkat nyeri pada pasien post operasi di ruang IRNA A RSUD Awet Muda Narmada. Oleh karena itu, hipnosis lima jari dapat diterapkan sebagai terapi non farmakologi untuk mengurangi nyeri pada pasien post operasi.
Copyrights © 2026