Lalu Hersika Asmawariza
Universitas Qamarul Huda Badaruddin Bagu

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Santriwati Pondok Pesantren Qamarul Huda untuk Meningkatkan Peran dan Kontribusi Remaja dalam Pencegahan Stunting Lalu Hersika Asmawariza; Sulwiyatul Kamariyah Sani; Lalu Sulaiman
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 6 No. 2 (2024): Mei
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v6i2.1715

Abstract

Abstrak Salah satu faktor penyebab terjadinya stunting adalah kondisi ibu pada saat remaja. Pondok pesantren sebagai salah satu institusi formal bagi para remaja putri dapat menjadi media penyebaran informasi guna mengatasi pemasalahan tersebut. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk melakukan pemberdayaan kepada santriwati sehingga diharapkan santriwati yang telah mendapatkan pemberdayaan dapat menjadi agen perubahan (agent of change) khususnya bagi rekan sebayanya. Adanya pertukaran informasi antar rekan sebaya akan mempermudah informasi tersebut untuk diterima, difahami dan diyakini dalam mempercepat proses perubahan perilaku. Sehingga harapannya semakin luas informasi yang tersebar ke masyarakat akan meningkatkan kesadaran masyarakat khususnya dalam peningkatan kesehatan keluarga. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan yang dilakukan kepada 25 orang santriwati di Pondok Pesantren Qamarul Huda. Dari hasil kegiatan pengabdian ini diperoleh bahwa terjadi peningkatan pengetahuan remaja tentang  stunting, kesehatan dan gizi remaja, perencanaan keluarga, peran remaja dalam pencegahan stunting, kesehatan reproduksi dan pernikahan dini serta teknik komunikasi dan konseling sebesar  26,80 atau 53,54%. Langkah berikutnya diperlukan sebuah wadah dalam bentuk komunitas untuk menyebarluaskan informasi terkait stunting kepada sesama santriwati dan masyarakat luas. Empowering Female Students at Qamarul Huda Islamic Boarding School to Increase the Role and Contribution of Teenagers in Preventing Stunting One of the factors of stunting is mother’s condition when she was a teenager. Islamic boarding schools as a formal institution for young women can be a medium for disseminating information to overcome these problems. The aim of this service is to empower female students so that it is hoped that female students who have received empowerment can become agents of change, especially for their peers. The exchange of information between peers will make it easier for this information to be received, understood and believed in, accelerating the process of behavior change. So it is hoped that the wider the information that is spread to the public will increase public awareness, especially in improving family health. The method used in this activity was counseling carried out to 25 female students at the Qamarul Huda Islamic Boarding School. From the results of this service activity, it was found that there was an increase in teenagers' knowledge about stunting, teenage health and nutrition, family planning, the role of teenagers in preventing stunting, reproductive health and early marriage as well as communication and counseling techniques by 26.80 or 53.54%. The next step requires a forum in the form of a community to disseminate information related to stunting to fellow female students and the wider community.
Efektifitas Terapi Hipnosis 5 Jari terhadap Intensitas Nyeri pada Pasien Post Operasi Lalu Hersika Asmawariza
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i1.1314

Abstract

Nyeri setelah operasi merupakan hal yang fisiologis, tetapi hal ini merupakan satu keluhan yang paling ditakuti oleh klien setelah pembedahan. Sensasi nyeri mulai terasa sebelum kesadaran klien kembali penuh, dan semakin meningkat seiring dengan berkurangnya pengaruh anestesi. Adapun bentuk nyeri yang dialami oleh klien pasca pembedahan adalah nyeri akut yang terjadi karena adanya luka inisisi bekas pembedahan. Salah satu terapi non farmakologi untuk mengurangi nyeri yaitu menggunakan terapi hypnosis 5 jari. Tujuan penelitian ini bertujuan menganalisis efektifitas terapi hypnosis 5 jari terhadap intensitas nyeri pada pasien post operasi di RSUD Awet Muda Narmada. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah quassy eksperiment dengan rancangan one grup pretest-postest design. Teknik pengambilan sampel meggunakan purposive sampling. Responden pada penelitian ini adalah pasien post operasi sebanyak 16 responden. Pengukuran nyeri menggunakan NRS (Numerical Rating Scale) dalam penelitian ini uji validitas dan reliabilitas tidak dilakukan lagi oleh peneliti. Uji statistik yang digunakan adalah uji Wilcoxon dengan tingkat nilai signifikan p value 0,000 (p>0,05). Hasil terdapat pengaruh hipnosis 5 jari terhadap penurunan intensitas nyeri pada pasien post operasi dengan nilai signifikansi 0,000 (p< 0,05). Kesimpulan terdapat pengaruh hypnosis 5 jari terhadap tingkat nyeri pada pasien post operasi di ruang IRNA A RSUD Awet Muda Narmada. Oleh karena itu, hipnosis lima jari dapat diterapkan sebagai terapi non farmakologi untuk mengurangi nyeri pada pasien post operasi.