Victimization bullying merupakan kondisi dimana seseorang mengalami tindakan agresif dari teman sebaya yang bersifat merugikan dan membahayakan. Pengalaman tersebut berdampak negatif pada kesejahteraan mental, salah satunya adalah menurunnya self-esteem atau harga diri. Self-esteem berperan yang krusial dalam perkembangan remaja, apabila self-esteem seseorang rendah akan memicu munculnya masalah psikososial dalam kehidupan remaja. Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis hubungan victimization bullying dengan tingkat self-esteem siswa kelas VIII UPT SMP Negeri 1 Selorejo. Penelitian ini menerapkan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Teknik pengambilan sampel menerapkan purposive sampling didapatkan sampel sebanyak 171 siswa. Instrumen menggunakan Olweus Bully/Victim Questionnaire (OBVQ) dan Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) yang telah diadaptasi dalam bahasa indonesia, dengan reliabilitas OBVQ α =0,801 dan reliabilitas RSES α = 0,696. Analisis data menggunakan uji Spearman’s Rank. Hasil menunjukkan bahwa mayoritas (56,7%) memiliki pengalaman bullying dalam kategori rendah, sementara tingkat self-esteem sebagian besar (80,7%) dalam kategori sedang. Uji statistik memperlihatkan p-value = 0,000 (p <0,05) yang memiliki makna kedua variabel memiliki hubungan signifikan. Dari hasil tersebut disimpulkan bahwa siswa yang mengalami victimization bullying cenderung memiliki self-esteem yang rendah.
Copyrights © 2026