Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit yang sering terjadi pada musim hujan akibat nyamuk Aedes Aegypti dan Aedes Albopictus sebagai vector penular. Kejadian DBD dipengaruhi oleh factor lingkungan dan perilaku masyarakat. Salah satu upaya dalam pencegahan ini yaitu dengan melakukan Pendidikan kesehatan menggunakan audiovisual yang disesuaikan dengan bahasa local yaitu Bahasa Banjar. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual berbahasa banjar terhadap upaya pencegahan DBD di Martapura. Metode penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest berupa kuesioner untuk menilai upaya pencegahan DBD sebelum dan sesudah pemberian Pendidikan kesehatan. Penelitian ini menggungan Purposive Sampling, dengan 30 orang responden yang dipilih sesui dengan kriteria inklusi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon dan didapatkan hasil p <0,05 artinya terdapat pengaruh Pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual berbahasa banjar terhadap upaya pencegan DBD di Martapura. Sehingga dapat disimpulakan Pendidikan kesehatan menggunakan media audiovisual berbahsa banjar berpengaruh secara signifikan terhadap upaya peningkatan pencegahan DBD di Martapura.
Copyrights © 2026