Hambatan dalam manajemen diet pada penderita diabetes mellitus (DM) mengakibatkan gagalnya pengendalian kadar glukosa darah. Untuk itu perlu adanya intervensi dengan pendekatan budaya lokal yang dapat diterima dengan mudah seperti edukasi diet berbasis budaya lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh video edukasi pengaturan diet berbasis kebudayaan lokal terhadap kepatuhan manajemen diet pasien DM tipe 2 didesa Bategede. Penelitian ini adalah penelitian Quasy Eksperimen dengan rancangan dan pendekatan pretest dan postest Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah pasien DM tipe 2 di desa Bategede sebanyak 312 pasien. Sampel sebanyak 38 orang yang diambil dengan purpossive sampling dan dihitung dengan rumus kemudian dibagi menjadi dua untuk kelompok intervensi sebanyak 19 dan kelompok control 19 responden. Instrument penelitian berupa kuesioner Perceived Dietary Adherence Questionnaire (PDAQ). Uji validitas dengan nilai 0,534-0,834 dan hasil Cronbach's alpha menemukan nilai 0,821 yang diartikan valid dan reliabel. Penelitian ini menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan Mann-Whitney. Hasil kepatuhan manajemen diet (pre-pos) pada kelompok intervensi ada perubahan signifikan yang mana terdapat selisih median skor 29 poin sebelum dan setelah dengan nilai p value 0,000. Pada kelompok kontrol selisih median 1 poin dengan nilai p value 0,405. Penelitian ini disimpulkan ada pengaruh video edukasi pengaturan diet berbasis kebudayaan lokal terhadap kepatuhan manajemen diet pasien DM tipe 2 didesa Bategede dengan nilai p = 0,000 kurang dari 0,05
Copyrights © 2026