Gagal ginjal kronik merupakan suatu kondisi ditandai oleh menurunnya fungsi ginjal secara bertahap dari waktu ke waktu. Salah satu indikator peningkatan fungsi gagal ginjal adalah kadar ureum dan kreatinin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan kepatuhan diet rendah protein dengan kadar ureum dan kreatinin pada pasien CKD di ruang ICU RS Aisyiyah Kudus. Penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini sebanyak 37 pasien. Teknik sampel menggunakan purpossive sampling dan besarnya sampel dihitung dengan rumus slovin sehingga didapatkan besar sampel sebanyak 34 orang. Instrumen penelitian untuk mengukur kepatuhan diet menggunakan kuesione kepatuhan diet dengan skala gutman dan hasil laboratorium kadar ureum dan kreatinin. Analisa kedua variabel menggunakan uji pearson correlation. Hasil penelitian diketahui bahwa ada hubungan yang signifikan antara kepatuhan diet rendah protein dan kadar ureum dengan nilai Sig. value sebesar 0,000 < 0,05. Selain itu, hubungan kepatuhan diet rendah protein dan kadar kreatinin juga dapat diterima dengan nilai Sig. value sebesar 0,021 < 0,05.
Copyrights © 2026