Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

NURSES' CARING BEHAVIOR AND PATIENTS' FAMILY ANXIETY LEVELS IN THE INTENSIVE CARE UNIT Deddy Adi Wirawan; Edy Soesanto; Yulisetyaningrum Yulisetyaningrum
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 10, No 1 (2025): INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v10i1.2890

Abstract

The Intensive Care Unit (ICU) is a specialized area in hospitals where critically ill or injured patients receive specialized and intensive nursing care. In this setting, family members of patients often feel less involved in their care and are unable to accompany them in the ICU, leading to anxiety. This study aims to investigate the relationship between nurses' caring behavior and family anxiety in patients treated in the ICU of RSU PKU Muhammadiyah Banjarnegara. The population of this study consists of 83 people, with a sample size of 45 people. The sampling technique used is Purposive Sampling. This study uses an analytical correlational design with a cross-sectional approach. This study utilized the Caring Assessment Tools questionnaire and the Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) as research instruments. The results revealed a significant correlation between caring behaviors and family anxiety, with a p-value of 0.000. Based on these findings, it is recommended that nurses implement caring behaviors towards patient families to mitigate excessive anxiety related to the patient's condition
PEMBERDAYAAN EKONOMI KREATIF MELALUI PELATIHAN PEMBUATAN ECOPRINT DI DESA KAUMAN KECAMATAN KOTA KUDUS Annis Muannisa; Edy Soesanto; Abida Ardelia; Indana Farikha Ma’wa; Ummi Nurus Salamah; Audina Fitriyana
Jurnal Abdimas Indonesia Vol 6, No 2 (2024): JURNAL ABDIMAS INDONESIA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/jai.v6i2.2729

Abstract

Desa Kauman, yang terletak di Kecamatan Kota Kudus, memiliki kekayaan alam yang melimpah dalam hal keanekaragaman tumbuhan, terutama berbagai jenis bunga dan daun lainnya. Namun, meskipun potensi tersebut melimpah, masyarakat Desa Kauman masih terbatas dalam pengetahuan dan keterampilan untuk mengolah tumbuhan lokal menjadi produk bernilai ekonomis, salah satunya melalui teknik ecoprint. Pelatihan pembuatan ecoprint merupakan salah satu upaya pemberdayaan ekonomi kreatif yang berfokus pada pemanfaatan bahan ramah lingkungan untuk menghasilkan produk bernilai jual tinggi. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan perekonomian masyarakat melalui pengembangan potensi kreativitas dan inovasi, dengan memanfaatkan sumber daya lokal. Kegiatan ini dilaksanakan di Desa Kauman, Kecamatan Kota Kudus, dan diikuti oleh 25 peserta yang terdiri dari ibu-ibu dan remaja Desa Kauman. Metode yang digunakan pada pelatihan ini meliputi pemaparan teori, demonstrasi/praktik langsung dan redemonstrasi oleh peserta. Hasil dari pelatihan  ini adalah meningkatnya keterampilan masyarakat tentang pewarnaan alami dan membuka peluang usaha berbasis ecoprint. Diharapkan, masyarakat dapat memanfaatkan keterampilan yang diperoleh untuk meningkatkan perekonomian mereka melalui usaha mandiri dan juga memperkenalkan produk ecoprint Desa Kauman ke pasar yang lebih luas.
Pengaruh Terapi Relaksasi Benson Terhadap Penurunan Nyeri Pada Pasien Post SC H-1 Di Ruang Fatimah RSI Sunan Kudus Astria Farista Oktavia; Sukarmin; Edy Soesanto
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2146

Abstract

Persalinan dengan operasi caesar (SC) semakin meningkat secara global. Di Indonesia, berdasarkan data Riskesdas 2023, angka persalinan SC berada pada angka 17,6%, dengan tren peningkatan dari tahun ke tahun. Operasi caesar menjadi pilihan yang tidak terhindarkan dalam beberapa kasus untuk menyelamatkan ibu dan janin, tetapi prosedur ini juga memiliki dampak negatif, salah satunya adalah nyeri pascaoperasi yang signifikan (WHO, 2021; Riskesdas, 2023). Penelitian yang dilakukan oleh Wong et al. (2020) menunjukkan bahwa 80% pasien post-SC melaporkan nyeri sedang hingga berat dalam 24 jam pertama pascaoperasi. Penanganan nyeri yang adekuat pada pasien post-SC sangat penting untuk mendukung pemulihan yang optimal. Salah satu terapi non farmakolgi adalah relaksasi benson. Terapi relaksasi Benson telah menunjukkan hasil yang menjanjikan dalam mengelola nyeri pada berbagai kondisi medis. Tujuan penelitian ini mengetahui pengaruh terapi relaksasi benson terhadap penurunan nyeri pada pasien post Sc H-1 di Ruang Fatimah RSI Sunan Kudus. Metode penelitian ini praeksperimen (pre experimental designs) dengan one group pretest and posttest. Penelitian ini dilaksanakan di Rumah Sakit Islam Sunan Kudus yang akan dilakukan bulan Januari- Februari tahun 2025. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 49 responden. Instrumen SOP Terapi Relaksasi Benson dan Numerical Rating Scale (NRS). uji hipotesis penelitian ini menggunakan wilxocon. Hasil penelitian yang dilakukan pada bulan februari 2025 di Rumah Sakit Islam Sunan Kudus didapatkan hasil nilai p 0,000 (< 0,05) secara statistik dapat disimpulkan terdapat pengaruh terapi relaksasi benson terhadap penurunan nyeri pada pasien post SC H-1 Di Ruang Fatimah Rsi Sunan Kudus.
Hubungan Ketergantungan Merokok Sebelum Tidur Dengan Insomnia Di Smk Nu Ma’arif Kudus Muhammad Bintang Darma Putra; Edy Soesanto; Tri Suwarto
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5416

Abstract

Sebagian besar remaja, terutama mereka yang berada di sekolah menengah kejuruan (SMK), merokok sebelum tidur. Gangguan tidur, seperti insomnia atau kualitas tidur, dapat disebabkan oleh ketergantungan merokok yang tinggi. Remaja mengalami insomnia, yang merupakan masalah tidur yang berulang yang berdampak pada kualitas hidup mereka. Pada penelitian ini, jumlah populasi siswa kelas XI adalah 216, untuk penentuan jumlah sampel ini menggunakan rumus slovin mendapatkan 141 responden. Terdapat dua alat ukur pada penelitian ini yakni Insomnia Severity Index (ISI) dan Modified Fagerstrom Tolerance Questionnaire (Adolescents) versi Indonesia. Studi ini akan dilakukan di SMK NU Ma'arif Kudus karena sekolah memiliki banyak siswa remaja yang rentan terhadap kebiasaan merokok. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang bagaimana ketergantungan merokok sebelum tidur dapat mempengaruhi kualitas tidur remaja, karena kebiasaan merokok di kalangan remaja sering kali dimulai pada usia ini, terutama merokok sebelum tidur, yang dapat mengganggu kualitas tidur mereka.
Hubungan Ketergantungan Merokok Sebelum Tidur Dengan Insomnia Di Smk Nu Ma’arif Kudus Muhammad Bintang Darma Putra; Edy Soesanto; Tri Suwarto
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.6775

Abstract

Sebagian besar remaja, terutama mereka yang berada di sekolah menengah kejuruan (SMK), merokok sebelum tidur. Gangguan tidur, seperti insomnia atau kualitas tidur, dapat disebabkan oleh ketergantungan merokok yang tinggi. Remaja mengalami insomnia, yang merupakan masalah tidur yang berulang yang berdampak pada kualitas hidup mereka. Pada penelitian ini, jumlah populasi siswa kelas XI adalah 216, untuk penentuan jumlah sampel ini menggunakan rumus slovin mendapatkan 141 responden. Terdapat dua alat ukur pada penelitian ini yakni Insomnia Severity Index (ISI) dan Modified Fagerstrom Tolerance Questionnaire (Adolescents) versi Indonesia. Studi ini akan dilakukan di SMK NU Ma'arif Kudus karena sekolah memiliki banyak siswa remaja yang rentan terhadap kebiasaan merokok. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang bagaimana ketergantungan merokok sebelum tidur dapat mempengaruhi kualitas tidur remaja, karena kebiasaan merokok di kalangan remaja sering kali dimulai pada usia ini, terutama merokok sebelum tidur, yang dapat mengganggu kualitas tidur mereka.
Hubungan Tingkat Spiritual Dengan Kualitas Hidup Pada Lansia Penderita Diabetes Mellitus Komplikasi Di Puskesmas Trangkil Pati Haris Husnul Hakam; Edy Soesanto; Ashri Maulida Rahmawati
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.544

Abstract

Diabetes Melitus (DM) pada lansia menjadi salah satu ancaman kesehatan global, di seluruh dunia hampir setengah miliar orang hidup dengan diabetes melitus. Diabetes Mellitus dapat mempengaruhi kualitas hidup seseorang dalam melakukan aktivitas kehidupan. Lansia penderita diabetes melitus yang sehat secara spiritual (tingkat spirirtual tinggi) dapat menggunakan keyakinan mereka untuk melakukan koping terhadap penyakit, nyeri, dan tekanan hidup yang dialami. Metode penelitian ini merupakan penelitian analitik korelasi dengan pendekatan cross sectional. Sampel diambil sebagian dari populasi penelitian dengan pengambilan sampel sebanyak 50 responden dengan total sampling. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner yang telah teruji validitas dan reliabilitas yaitu kuesioner DSES (Daily Spiritual Experience Scale) dan kuesioner DQoL (Diabetes Quality of Life). Analisis data yang digunakan menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji korelasi spearman rank dengan nilai signifikan a=0,05, yang apabila nilai P < 0,05 maka Ha diterima yang mana terdapat korelasi yang bermakna antara dua variabel. Dan apabila P > 0,05 maka Ha ditolak yang mana tidak ada korelasi yang bermakna antara dua variabel tersebut. Hasil penelitian menggambarkan bahwa mayoritas responden dengan tingkat spiritualitas tinggi sebanyak 24 (48%) dan responden dengan kualitas hidup tinggi sebanyak 30 (60%). Hasil uji statistik Rank Spearman diperoleh p value=0,010 (p value < 0,05) yang berarti ada hubungan tingkat spritual dengan kualitas hidup pada lansia penderita diabetes melitus komplikasi di Pukesmas Trangkil.
Faktor-Faktor Berhubungan dengan Kualitas Pelayanan Asuhan Keperawatan di Rumah Sakit Aisyiyah Kudus : Factors Related to the Quality of Nursing Care Services at Aisyiyah Hospital in Kudus EDWIN PRATAMA; Edy Soesanto; Sukarmin
Jurnal Keperawatan Bunda Delima Vol 8 No 4 (2026): EDISI APRIL
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jkbd.v8i4.353

Abstract

Latar belakang: Kualitas layanan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) sangat berperan penting dalam menjamin keselamatan dan kepuasan pasien. Faktor-faktor yang mempengaruhi kualitas layanan keperawatan di rumah sakit ‘Aisyiyah Kudus dalam konteks kegawatdaruratan. Tujuan penelitian melihat hubungan keterampilan perawat, profesionalisme perawat, empati perawat dan komunikasi perawat dengan kualitas pelayanan keperawatan di ruang IGD rumah sakit Aisyiyah Kudus. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuatintatif analitik dengan pendekatan potong lintang. Terdapat 154 responden yang terpilih melalui teknik simple random sampling dari total populasi 250 pasien di IGD. Alat yang dipakai dalam penelitian ini adalah kuesioner keterampilan perawat, kuesioner profesionalisme perawat, kuesioner empati perawat, kuesioner komunikasi perawat, kuesioner kualitas pelayanan di IGD dengan skala likert yang sudah melalui uji validitas dan reliabilitas untuk setiap variabel. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan distribusi karakteristik dan variabel penelitian, analisis bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Nilai p-value < 0,05 yang menyatakan ada hubungan variabel keterampilan perawat, profesionalisme perawat, empati perawat dan komunikasi perawat dengan kualitas pelayanan keperawatan di ruang IGD rumah sakit Aisyiyah Kudus. Kesimpulan: Semakin baik keterampilan, profesionalisme, empati, dan komunikasi perawat, maka semakin baik pula kualitas pelayanan keperawatan yang dirasakan oleh pasien.
HEALTH BELIEF AND PROBLEM-FOCUSED COPING AS A PREDICTOR OF NUTRITIONAL DIET COMPLIANCE IN DIABETES MELLITUS CLIENTS Isna Nailil Hana; Edy Soesanto; Muhamad Jauhar
(IJP) Indonesia Jurnal Perawat Vol 11, No 1 (2026): (IJP) INDONESIA JURNAL PERAWAT
Publisher : Universitas Muhammadiyah Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26751/ijp.v11i1.3436

Abstract

Diabetes Mellitus merupakan penyakit kronis dengan prevalensi yang terus meningkat serta berpotensi menimbulkan komplikasi serius apabila tidak dikelola secara optimal. Kepatuhan terhadap diet nutrisi menjadi komponen utama dalam pengendalian penyakit, namun tingkat kepatuhan klien masih bervasriasi. Faktor psikologis seperti health belief dan problem focused coping diduga mempengaruhi perilaku kepatuhan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara health belief dan problem focused coping dengan kepatuhan diet nutrisi pada klien diabetes mellitus. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel penelitian berjumlah 62 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur dsn dianalisis menggunakan uji normalitas serta uji korelasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara health dengan kepatuhan diet nutrisi dengan arah posistif p-value = 0,000 α = 0,01. Selain itu, ditemukan hubungan yang signifikan antara problem focused coping dengan kepatuhan diet nutrisi dengan arah negatif p-value = 0,015 α = 0,05. 
HUBUNGAN PENGETAHUAN, DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN PERILAKU PERNIKAHAN DINI PADA REMAJA PUTRI DI KECAMATAN SUKOLILO Mela Dwi Puspita; Edy Soesanto; Sri Karyati
Journal of Innovative and Creativity (Joecy) Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i2.13077

Abstract

Pernikahan dini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang berdampak pada kesehatan reproduksi, pendidikan, dan kesejahteraan remaja. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pengetahuan dan dukungan keluarga dengan perilaku pernikahan dini pada remaja putri di Kecamatan Sukolilo. Penelitian menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan desain case-control retrospektif. Populasi penelitian berjumlah 275 pasangan muda yang menikah di KUA Kecamatan Sukolilo selama Januari hingga Desember 2024. Sampel sebanyak 50 responden terdiri atas 25 kelompok kasus (menikah pada usia ≤19 tahun) dan 25 kelompok kontrol (menikah pada usia ≤19 tahun). Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan, kuesioner dukungan keluarga, serta data usia saat menikah, kemudian dianalisis menggunakan analisis univariat dan uji Chi-Square pada tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 76,0% responden pada kelompok kasus memiliki pengetahuan kurang dan 84,0% memperoleh dukungan keluarga yang kurang. Uji Chi-Square menunjukkan hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku pernikahan dini (p=0,000) serta antara dukungan keluarga dengan perilaku pernikahan dini (p=0,000). Kesimpulan penelitian ini adalah semakin baik pengetahuan dan semakin kuat dukungan keluarga, semakin rendah kecenderungan remaja putri melakukan pernikahan dini sehingga keduanya menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan pernikahan usia anak