Harga diri rendah merupakan kondisi psikologis ketika individu memiliki pandangan negatif terhadap diri sendiri, merasa tidak berharga, gagal, dan tidak memiliki kemampuan. Kondisi ini sering ditemukan pada pasien dengan gangguan jiwa dan dapat menurunkan motivasi serta kemampuan sosial pasien. Salah satu terapi nonfarmakologis yang efektif untuk meningkatkan harga diri adalah terapi kreasi menggambar bentuk. Terapi ini memberikan kesempatan bagi pasien untuk mengekspresikan emosi, mengembangkan kreativitas, serta menumbuhkan rasa percaya diri melalui hasil karya yang dibuat. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan dan mengevaluasi efektivitas terapi kreasi menggambar bentuk terhadap peningkatan harga diri pada pasien dengan harga diri rendah di Ruangan Siak Rumah Sakit Jiwa Tampan. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain one group pre-test and post-test. Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut dengan durasi 40–60 menit per sesi. Pengukuran harga diri dilakukan menggunakan Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) sebelum dan sesudah terapi. Koesioner tersebut telah di uji validitas dan reliabilitasnya, dengan hasil nilai alfa 0,87. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor harga diri pada ketiga pasien setelah dilakukan terapi menggambar bentuk. Pasien mulai menunjukkan sikap positif terhadap diri sendiri, tampak lebih percaya diri, aktif berinteraksi dengan lingkungan, dan menunjukkan rasa bangga terhadap hasil gambar yang dibuat. Hasil ini membuktikan bahwa terapi kreasi menggambar bentuk efektif meningkatkan harga diri pada pasien dengan gangguan konsep diri.
Copyrights © 2026