Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Pencegahan Penularan HIV/AIDS melalui Penyuluhan Kesehatan Reproduksi dan Pembentukan Kader Kesehatan Remaja di Panti Asuhan As-Salam Angga Arfina; Dendy Kharisna; Yureya Nita; Yeni Devita; Stephanie Dwi Guna
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Oktob
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infeksi dari virus HIV dapat mengakibatkan terjadinya kerusakan pada sistem kekebalan dan pertahan tubuh penderita. Hal ini dapat terjadi melalui kontak hubungan seksual yang tidak menggunakan pengaman, menggunakan jarum suntik yang terinfeksi secara bersama-sama, tenaga kesehatan yang terpajan darah yang terinfeksi tanpa disengaja, transmisi dari ibu hamil yang terinfeksi ke janin serta ibu menyusui. Pergaulan pada remaja serta remaja yang tidak memiliki pengetahuan yang benar tentang kesehatan reproduksi dan seksualitas, informasi yang diperoleh baik melalui teman sebaya dan media yang tidak tepat menyebabkan tingginya remaja melakukan perilaku yang berisiko tertular penyakit menular seksual dan HIV/AIDS. Tujuan dari kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah memberikan informasi kepada remaja tentang masalah kesehatan reproduksi remaja, konsep dasar HIV/AIDS dan pencegahan penularannya serta membentuk kader kesehatan remaja. Kegiatan dilaksanakan di panti asuhan As-Salam kota Pekanbaru dengan jumlah peserta 10 orang. Hasil kegiatan sesudah diberikan pendidikan kesehatan sebagian besar tingkat pengetahuan remaja mengenai kesehatan reproduksi dan HIV/AIDS tinggi hal ini terlihat dari hasil evaluasi kegiatan dimana remaja mampu menyebutkan tahap perkembangan seksualitas remaja, masalah seksualitas yang sering terjadi pada remaja, tanda dan gejala HIV/AIDS, perilaku yang berisiko dan tidak berisiko tertular HIV/AIDS, pencegahan penularan HIV/AIDS.
PENGARUH EDUKASI KESEHATAN TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT HIPERTENSI DI PUSKESMAS REJOSARI KOTA PEKANBARU Roy Pranata Ginting; Veni Dayu Putri; Ezalina Ezalina; Yeni Devita
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v6i1.8466

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengobatan jangka panjang dan kepatuhan minum obat untuk mencegah terjadinya komplikasi. Salah satu faktor yang memengaruhi kepatuhan pasien hipertensi adalah dukungan dan peran keluarga. Edukasi kesehatan berbasis keluarga dipandang sebagai strategi efektif untuk meningkatkan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan berbasis keluarga terhadap kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Rejosari Kota Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan metode quasi eksperimen melalui pendekatan one group pretest–posttest without control. Sampel penelitian berjumlah 30 pasien hipertensi yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8). Intervensi berupa edukasi kesehatan berbasis keluarga diberikan menggunakan media video edukasi. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan rerata nilai kepatuhan minum obat setelah diberikan edukasi kesehatan berbasis keluarga, dari nilai rata-rata pretest sebesar 3,60 menjadi 5,36 pada posttest. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p value = 0,000 (p < 0,05), yang berarti terdapat pengaruh pemberian edukasi kesehatan berbasis keluarga terhadap kepatuhan minum obat pasien hipertensi. Penelitian ini dapat direkomendasikan sebagai intervensi di pelayanan kesehatan primer.
Penerapan Relaksasi Otot Progresif pada Pasien dengan Masalah Keperawatan Ketidakstabilan Kadar Glukosa Darah Marselia Yuli Pratiwi; Dendy Kharisna; Yeni Devita; Fitri Aini
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v1i3.81

Abstract

Diabetes melitus merupakan sekelompok penyakit metabolik yang disebabkan oleh gangguan sekresi insulin dan kinerja insulin. Gangguan produksi dan fungsi insulin ini menyebabkan kadar gula darah meningkat melebihi batas normal (hiperglikemia), bahkan dapat terjadi penurunan kadar gula darah (hipoglikemia). Akibatnya sering muncul masalah keperawatan ketidakstabilan kadar glukosa darah pada pasien. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan relaksasi otot progresif. Relaksasi otot progresif meningkatkan penggunaan oksigen tubuh, meningkatkan metabolisme, melancarkan pernapasan, meredakan ketegangan otot, dan menyeimbangkan tekanan darah sistolik dan diastolik, belajar mengurangi nyeri, kecemasan atau stres. Tujuan KIAN ini adalah untuk menerapkan Evidence Based Nursing berupa relaksasi otot progresif dengan masalah keperawatan ketidakstabilan kadar glukosa darah di ruang Kenanga 1 RSUD Arifin Achmad Provinsi Riau. Sample penerapan ini adalah 2 orang pasien dengan DM Tipe 2. Pelaksanaan intervensi dilakukan dengan melatih 14 gerakan relaksasi otot progresif 2 kali sehari selama 25 menit. Pada pasien 1 dilakukan sejak tanggal 28-31 Mei 2024 pukul 10.00 dan 14.00, pada pasien 2 dilakukan sejak tanggal 28-29 Mei 2024 pukul 11.00 dan 15.00. Hasil penerapan menunjukkan adanya penurunan kadar glukosa darah sebesar 21-85 mg/dL. Latihan ini dapat dijadikan alternatif askep mandiri dalam masalah ketidakstabilan kadar glukosa darah pada pasien diabetes mellitus.
Edukasi Kesehatan Jiwa Remaja Melalui Pendekatan Promotif dan Preventif Berbasis Sekolah Yeni Devita; Fitry Erlin; Yureya Nita; Desti Puswati; Rahmat Saputra
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i1.2539

Abstract

Kesehatan jiwa remaja menjadi isu krusial di Indonesia, dengan data I-NAMHS menunjukkan 15,5 juta atau 34,9% remaja mengalami masalah kesehatan mental. Prevalensi gangguan cemas mencapai 3,7%, depresi mayor 1,0%, dan gangguan perilaku 0,9% pada kelompok usia 10-17 tahun. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan memberikan edukasi kesehatan jiwa kepada remaja melalui pendekatan promotif dan preventif berbasis sekolah. Metode pelaksanaan meliputi skrining awal menggunakan instrumen Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ), penyuluhan interaktif, diskusi kelompok terfokus, demonstrasi teknik manajemen stres, dan evaluasi pre-posttest. Sasaran kegiatan adalah siswa sekolah menengah pertama dengan jumlah peserta 40 orang. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan signifikan dari nilai pre-test 46,94% menjadi post-test 97,96%, serta meningkatnya kesadaran peserta tentang pentingnya menjaga kesehatan mental secara preventif. Kegiatan ini efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan mental remaja dan mengurangi stigma terhadap isu kesehatan jiwa. Program edukasi berkelanjutan dengan melibatkan kolaborasi sekolah, keluarga, dan tenaga kesehatan sangat diperlukan untuk mencegah gangguan kesehatan mental pada generasi muda
Penerapan Terapi Kreasi Menggambar Bentuk pada Pasien Harga Diri Rendah Irma Syafriani; Eka Malfasari; Yeni Devita; Afrida Sriyani
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i1.1499

Abstract

Harga diri rendah merupakan kondisi psikologis ketika individu memiliki pandangan negatif terhadap diri sendiri, merasa tidak berharga, gagal, dan tidak memiliki kemampuan. Kondisi ini sering ditemukan pada pasien dengan gangguan jiwa dan dapat menurunkan motivasi serta kemampuan sosial pasien. Salah satu terapi nonfarmakologis yang efektif untuk meningkatkan harga diri adalah terapi kreasi menggambar bentuk. Terapi ini memberikan kesempatan bagi pasien untuk mengekspresikan emosi, mengembangkan kreativitas, serta menumbuhkan rasa percaya diri melalui hasil karya yang dibuat. Penelitian ini bertujuan untuk menerapkan dan mengevaluasi efektivitas terapi kreasi menggambar bentuk terhadap peningkatan harga diri pada pasien dengan harga diri rendah di Ruangan Siak Rumah Sakit Jiwa Tampan. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain one group pre-test and post-test. Intervensi dilakukan selama tiga hari berturut-turut dengan durasi 40–60 menit per sesi. Pengukuran harga diri dilakukan menggunakan Rosenberg Self-Esteem Scale (RSES) sebelum dan sesudah terapi. Koesioner tersebut telah di uji validitas dan reliabilitasnya, dengan hasil nilai alfa 0,87. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan skor harga diri pada ketiga pasien setelah dilakukan terapi menggambar bentuk. Pasien mulai menunjukkan sikap positif terhadap diri sendiri, tampak lebih percaya diri, aktif berinteraksi dengan lingkungan, dan menunjukkan rasa bangga terhadap hasil gambar yang dibuat. Hasil ini membuktikan bahwa terapi kreasi menggambar bentuk efektif meningkatkan harga diri pada pasien dengan gangguan konsep diri.  
PENGARUH TERAPI TOTOK PUNGGUNG TERHADAP NYERI PADA PASIEN LOW BACK PAIN (LBP) DI RUMAH SEHAT NOU PEKANBARU Yoneta Oktaviani; Yeni Devita; Yeni Riza
Jurnal Kesehatan Husada Gemilang Vol 8 No 2 (2025): JURNAL KESEHATAN HUSADA GEMILANG
Publisher : STIKES HUSADA GEMILANG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61129/jkhg.v8i2.128

Abstract

Low back pain is a major cause of disability in the world, with global prevalence level of 7.2%. Lower back pain can be treated with non farmakologis therapy is the back toxic. The purpose of this study is to Years of the effect of back tox therapy on pain in low backto patients pain (LBP) at Pekanbaru's Healthy House. This research is research quantitative, the research design used is the quasy experiment method shaped, one pre-test group and post- test. The location of this research is at home Sehat Nou Pekanbaru, precisely on Balam Ujung road No. 17 Labuh Baru Timur. This research was conducted on May 12 to May 25, 2023 with the number of respondents amounted to 20 patients. Sample sampling technique in an automation research was using accidental sampling. Research instruments for measuring the pain scale using the Numeric Rating Scale (NRS). Analysis used by univariat and bivariate analysis using Wilcoxon Rank Test. The results of the study were painful before intervention 5.80 and after intervention 2.40 with, nilaj p-value 0.000 <0.05 so that HO is rejected, it can be concluded that there is an effect of back toxic therapy on pain in patients low back pain (LBP). Nyeri punggung bawah merupakan penyebab utama kecacatan di dunia, dengan tingkat prevalensi global 7,2%. Nyeri punggung bawah dapat diatasi dengan terapi nonfarmakologis yaitu totok punggung.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi totok punggung terhadap nyeri pada pasien low back pain (LBP) di Rumah Sehat Nou pekanbaru. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Desain penelitian yang digunakan adalah metode quasy eksperimen berbentuk one group pre- test dan post- test. Lokasi penelitian ini berada di Rumah Sehat Nou Pekanbaru tepatnya di Jalan Balam Ujung No.17 Labuh Baru Timur. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 12 Mei sampai dengan 25 Mei 2023 dengan jumlah responden berjumlah 20 pasien. Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini yaitu menggunakan accidental sampling. Instrumen penelitian untuk mengukur skala nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Analisis yang digunakan analisis univariat dan analisis bivariat menggunakan Wilcoxon Rank Test. Hasil penelitian rerata nyeri sebelum intervensi 5,80 dan setelah intervensi 2.40 dengan nilai p-value 0,000 <0,05 sehingga H0 ditolak, dapat disimpulkan bahwa terdapat ada pengaruh terapi totok punggung terhadap nyeri pada pasien low back pain (LBP).
EFEKTIVITAS SENAM DIABETES TERHADAP PENURUNAN KADAR GULA DARAH PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2: LITERATURE REVIREW Vinna Yulia; Sri Yanti; Yeni Devita; M. Zul’irfan
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 3 No. 1 (2026): Maret
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.19249914

Abstract

Diabetes Melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan hiperglikemia akibat resistensi insulin dan gangguan sekresi insulin. Aktivitas fisik merupakan salah satu pilar utama dalam pengelolaan diabetes, termasuk senam diabetes. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas senam diabetes terhadap penurunan kadar gula darah pada pasien diabetes melitus tipe 2. Penelitian menggunakan desain systematic literature review dengan pedoman PRISMA. Artikel diperoleh dari database Google Scholar, PubMed, ScienceDirect, ProQuest, Wiley, dan SAGE dengan rentang tahun 2020–2025 menggunakan kerangka PICOS. Sebanyak 15 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis. Hasil menunjukkan bahwa senam diabetes secara signifikan menurunkan kadar gula darah dengan rata-rata penurunan 16%–22%. Senam aerobik dan kombinasi aerobik-resistensi menunjukkan hasil paling optimal. Efektivitas dipengaruhi oleh frekuensi 3–4 kali per minggu dan durasi 20–40 menit. Senam meningkatkan sensitivitas insulin dan aktivitas GLUT-4 sehingga membantu pengambilan glukosa oleh otot. Disimpulkan bahwa senam diabetes merupakan intervensi nonfarmakologis yang efektif dan direkomendasikan dalam asuhan keperawatan pasien diabetes melitus tipe 2.