Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya tinggi pada kelompok lanjut usia dan berperan sebagai faktor risiko utama terjadinya penyakit kardiovaskular, seperti stroke dan gagal jantung. Tingginya angka kejadian hipertensi pada lansia sering kali dipengaruhi oleh rendahnya tingkat pengetahuan mengenai penyebab, tanda dan gejala, serta upaya pencegahan hipertensi. Kondisi tersebut juga ditemukan pada lansia di Dusun Taman Jaya, Kecamatan Piru, Kabupaten Seram Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan dan latihan Tera terhadap peningkatan pengetahuan lansia dalam pencegahan hipertensi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif-analitik melalui pendekatan intervensi berupa pemberian pendidikan kesehatan tentang hipertensi dan demonstrasi latihan Tera. Sampel penelitian berjumlah 70 lansia. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi yang telah diuji validitas dengan nilai >0,361 serta reliabilitas sebesar 0,78. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan lansia setelah diberikan pendidikan kesehatan dan latihan Tera, terutama terkait pemahaman tentang gejala hipertensi, faktor risiko, pengaturan pola makan, serta pentingnya aktivitas fisik. Selain itu, lansia menunjukkan peningkatan kesadaran untuk berpartisipasi dalam kegiatan kesehatan dan kemauan melakukan latihan Tera secara rutin. Dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan dan latihan Tera efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia terhadap upaya pencegahan hipertensi.
Copyrights © 2026