Sylvianovelista R. Losoiyo
STIKes RS Prof. Dr. J.A Latumeten

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Pengaruh Metode Ceramah dan Metode Simulasi tentang Menstruasi terhadap Pengetahuan dan Sikap Remaja Putri Sylvianovelista R. Losoiyo; Nilam Fitriani Dai; Astuti Astuti
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 7 No. 4 (2025): Agustus 2025, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v7i4.2

Abstract

Infeksi saluran reproduksi banyak dialami oleh remaja, terutama akibat kebiasaan higiene yang buruk dan perilaku berisiko. Kurangnya informasi yang akurat tentang kesehatan reproduksi mendorong remaja mencari tahu sendiri, yang sering kali menyesatkan. Karena itu, remaja perlu dibekali pengetahuan yang tepat agar mampu menjaga kesehatan reproduksi secara bertanggung jawab. Tujuan Penelitian untuk mengkaji pengaruh ceramah dan simulasi mengenai menstruasi terhadap pengetahuan dan sikap siswi SMP Negeri 1 dan 2 Buko. Penelitian ini menggunakan pendekatan quasi-eksperimental untuk menilai dampak intervensi/dukungan pada kelompok eksperimen dan mengevaluasi hasilnya dengan kelompok kontrol, menggunakan desain kelompok kontrol non-ekuivalen. Kedua kelompok, eksperimen dan kontrol, diberikan pre-test dan post-test. Untuk hasil tes pengetahuan menggunakan pendekatan simulasi, hasil pre-test menunjukkan nilai p = 0,59, yang menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan. Setelah post-test, data menunjukkan nilai p = 0,00 < α=0,05. Kemudian, untuk nilai dengan ceramah, temuan yang diperoleh adalah nilai p = 0,76, yang menunjukkan tidak ada pengaruh atau perbedaan yang signifikan. Setelah post-test, temuan yang diperoleh adalah nilai p = 0.00 < α=0.05 yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan atau pengaruh simulasi terhadap pengetahuan dan sikap peserta setelah diberikan terapi menggunakan pendekatan simulasi. Dari dua teknik yang digunakan, yaitu teknik ceramah dan pendekatan simulasi (permainan monopoli), pendekatan simulasi lebih berhasil dalam proses pembelajaran.
Penguatan Pengetahuan dan Efektivitas Senam Tera pada Lansia melalui Edukasi dan Senam Tera dalam Upaya Pencegahan Hipertensi Sylvianovelista R. Losoiyo; Bazrul Makatita; Nilam Fitriani Dai
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 1 (2026): Februari 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i1.1500

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit tidak menular yang prevalensinya tinggi pada kelompok lanjut usia dan berperan sebagai faktor risiko utama terjadinya penyakit kardiovaskular, seperti stroke dan gagal jantung. Tingginya angka kejadian hipertensi pada lansia sering kali dipengaruhi oleh rendahnya tingkat pengetahuan mengenai penyebab, tanda dan gejala, serta upaya pencegahan hipertensi. Kondisi tersebut juga ditemukan pada lansia di Dusun Taman Jaya, Kecamatan Piru, Kabupaten Seram Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendidikan kesehatan dan latihan Tera terhadap peningkatan pengetahuan lansia dalam pencegahan hipertensi. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif-analitik melalui pendekatan intervensi berupa pemberian pendidikan kesehatan tentang hipertensi dan demonstrasi latihan Tera. Sampel penelitian berjumlah 70 lansia. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi yang telah diuji validitas dengan nilai >0,361 serta reliabilitas sebesar 0,78. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan uji wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan lansia setelah diberikan pendidikan kesehatan dan latihan Tera, terutama terkait pemahaman tentang gejala hipertensi, faktor risiko, pengaturan pola makan, serta pentingnya aktivitas fisik. Selain itu, lansia menunjukkan peningkatan kesadaran untuk berpartisipasi dalam kegiatan kesehatan dan kemauan melakukan latihan Tera secara rutin. Dapat disimpulkan bahwa pendidikan kesehatan dan latihan Tera efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran lansia terhadap upaya pencegahan hipertensi.