Mahasiswa di era globalisasi dan peningkatan mobilitas pendidikan banyak memilih untuk bekerja sambal kuliah atau sebaliknya. Salah satu dampak pekerjaan paruh waktu adalah kesehatan mental mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara manajemen waktu dengan Kesehatan mental mahasiswa perantauan yang bekerja sambil kuliah di Universitas Muhammadiya Kudus. Penelitian ini adalah penelitian observasi dengan jenis penelitian analitik korelasi. Tempat penelitian ini adalah di Universitas Muhammadiyah Kudus. Populasi penelitian ini adalah mahasiswa progam khusus universitas Muhammadiyah kudus sebanyak 105 mahasiswa. Teknik sampling dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling yang dihitung dengan rumus slovin ditemukan sebanyak 83 sampel. Instrumen yang digunakan yaitu kuesioner manajemen waktu dan kuesioner kesehatan mental. Analisa bivariat dalam penelitian ini menggunakan uji Spearman Rho. Hasil penelitian menggambarkan bahwa mayoritas responden dapat mengelola waktu dengan baik sebanyak 42 (50,6%), dan kurang 16 (19,3%). Responden yang memiliki kesehatan mental tinggi sebanyak 54 (65,1%). Uji korelasi rank spearman didapatkan nilai p value sebesar 0,000 artinya ada hubungan antara manajemen waktu dengan Kesehatan mental mahasiswa perantauan yang bekerja sambil kuliah di Universitas Muhammadiya Kudus.
Copyrights © 2026