Claim Missing Document
Check
Articles

Found 35 Documents
Search

ANALISA KEBUTUHAN TENAGA KEPERAWATAN (Studi Kasus di Puskesmas Kebonagung) Tri Suwarto; Muhammad Purnomo; Sri Siska Mardiana
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Vol 4, No 1 (2021)
Publisher : Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijnr.v4i1.992

Abstract

Nursing services is an integral part of medical services system, 60% of wokers at public health center (Pukesmas)are nurses and therefore the plan of nurses, especially in determining the number of personnel, should be well-considered in order to obtain effective and efficient staff so that number of woker fits the requiref standard.The objective of this research is yo find out the need for nurses based on the analysis of need for nurses inside and outside the building of Puskesmas Kebonagung Kabupaten DemakThis research is adescriptive case study using cross-sectional framework. This research was done in a week at Puskesmas Kebonagung  with atotal sample of seven nurses. The method used in data collecting was distributing from of working list systematically to nurses at Puskesmas Kebonagung .The result of this research showed thed the working time used up by nurse for activities inside the building: productive time compared to non-productive time is 66.14% : 33.86 %. Working time outside the building of Puskesmas Kebonagung for Program Perkesmas took productive time compared to non-productive time of 66.96% : 24.40%; Program P2M took that of 81.83% : 18.17%; Program PKM  took that of 73.34% : 26.66%; and program UKS had tis ratio of 78.60% : 21.40%.With an effective nursing time of 3.22 hours per patient per day, it will need 16 nursing wokers according to formula from Depkes (2002),according to Swansbrug (1996) it will need 14 workers,and from Hasibuan (2003) 13 workers are needed. This result showed that the number of needed nurses at Puskesmas Kebonagung should be uncreased. New 6 – 9 staff should be added to the previous nurses.
Hubungan antara Bermain Gadget dengan Ketajaman Nilai Visus Mata pada Anak Usia Sekolah TPQ Mamba'ul Ulum Wedarijaksa Pati Tahun 2018 Sri Siska Mardiana; Dewi Hartinah; Umi Faridah; Nanang Prabowo
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 10th University Research Colloquium 2019: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.313 KB)

Abstract

Latar Belakang :Visus mata anak usia sekolah dipengaruhi oleh salah satunya bermain gadget dalam waktu yang lama dengan bermain gadget maka akan terjadi kelelahan mata dan dapat menurunkan ketajaman penglihatan (visus mata). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara bermain gadget dengan ketajaman nilai visus mata pada anak usia sekolah Metode : Jenis penelitian ini adalah analitik korelasi dengan metode purpose yang dianalisis dengan Teknik analisis yang digunakan adalah Rank spearman dengan tingkat kemaknaan 95% yang meliputi analisis univariat dan bivariate terhadap variable bermain gadget dan nilai visus mata di sekolah TPQ Mamba’ul Ulum Wedarijaksa Pati tahun 2018 Responden dalam penelitian adalah sebanyak 44 orang responden. Hasil :Hasil analisa melalui korelasi spearman memberi kesimpulan bahwa Korelasi antara bermain gadget” dengan Nilai visus mata tidak signifikansi sebesar 0,352. Karena signifikansi (p-value)>0,05, yang artinya tidak ada hubungan Kesimpulan : Tidak terdapat hubungan yang signifikan antara bermain gadget dengan Nilai visus mata.
PEMBERIAN EDUKASI BERBASIS BUKU SAKU UNTUK KEPATUHAN DIET PASIEN DIABETES MELITUS DI POLIKLINIK RUMAH SAKIT ISLAM PATI S Sukarmin; Sri Siska Mardiana; Muhammad Jalalludin
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 12th University Research Colloquium 2020: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.702 KB)

Abstract

Tahun 2018 di Rumah Sakit Islam Pati ditemukan pasien DM sebanyak5048. Studi pendahuluan bulan November 2019 pada 10 orang pasien DMmenunjukkan 7 orang pasien mengatakan kurang memperhatikan jadwal,jumlah dan jenis makanan yang dikonsumsi setiap harinya, 3 orang pasienmengatakan sudah memperhatikan jadwal makanan yang dikonsumsi tetapikadangkala masih mengkonsumsi makanan yang tidak diperbolehkan.Tujuan penelitian ntuk mengetahui pengaruh pemberian edukasiberbasis buku saku terhadap kepatuhan diet pasien diabetes melitus diPoliklinik Rumah Sakit Islam Pati.Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi experimental withnonequivalent control group design. Instrumen penelitian berupa observasidan kuesioner. Jumlah responden sebanyak 94 orang yang dibagi menjadi47 kelompok kontrol dan 47 kelompok eksperimen. Uji statistik yangdigunakan yaitu uji wilcoxon.Terdapat perbedaan kepatuhan diet pasien pada kelompok eksperimensebelum dan sesudah perlakuan. Kepatuhan diet pasien sebelum perlakuandalam kategori rendah (95,7%) dan sesudah perlakuan dalam kategorisedang (91,5%) dengan nilai p value 0,000 (P < 0,05) danAda pengaruh pemberian edukasi berbasis buku saku terhadapkepatuhan diet pasien diabetes melitus di Poliklinik Rumah Sakit Islam Pati.
HUBUNGAN TINGKAT PENDIDIKAN DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS KARANGRAYUNG II Sri Siska Mardiana; Umi Faridah; S Subiwati; Babar Daru Wibowo
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 13th University Research Colloquium 2021: Kesehatan dan MIPA
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (509.524 KB)

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi atau tekanan darah tinggi merupakan masalah yang ditemukan pada masyarakat baik di negara maju maupun berkembang termasuk Indonesia. Keberhasilan suatu pengobatan tidak hanya dipengaruhi oleh kualitas pelayanan kesehatan, jenis obat, sikap dan keterampilan tenaga kesehatan, sikap dan pola hidup pasien dan keluarga pasien, tetapi dipengaruhi juga oleh kepatuhan pasien terhadap pengobatan yang sedang ia jalani. Tingkat pendidikan turut pula menentukan mudah tidaknya seseorang menyerap dan memahami pengetahuan yang mereka peroleh, pada umumnya semakin tinggi pendidikan seseorang semakin baik pula pengetahuannya. Tujuan: Untuk Mengetahui hubungan tingkat pendidikan dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Karangrayung II tahun 2018. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian korelasi crossectional. Populasi penelitian ini adalah pasien hipertensi. Besar sampel diambil secara acak dengan penentuan jumlah sample minimum menggunakan rumus slovin yaitu 80 responden. Hasil: Sebagian besar tingkat pendidikan SMA sebanyak 52 responden (65%), sedangkan pendidikan SD sebanyak 16 responden (20%) dan yang paling sedikit pendidikan SMP sebanyak 12 responden (15%). Sebagian besar responden memiliki kepatuhan minum obat yang tinggi sebanyak 44 responden (55%), sedangkan yang memiliki kepatuhan sedang sebanyak 4 responden (5%) dan memiliki kepatuhan rendah sebanyak 32 responden (40%)). Kesimpulan: Analisis data secara univariat dan bivariat menggunakan uji Rank Spearman dengan taraf signifikasi α 0,05. Dari hasil penelitian hubungan tingkat pendidikan dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Karangrayung II terhadap 80 responden menunjukkan nilai p value sebesar 0,000 < 0,05 yang berarti ada hubungan yang signifikan antara tingkat pendidikan dengan kepatuahan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Karangrayung II. Nilai koefisien korelasi 0,850 yang berarti tingkat pendidikan mempunyai hubungan yang sangat kuat dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Karangrayung II, dengan arah korelasi searah atau positif yang berarti semakin tinggi tingkat pendidikan akan meningkatkan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Puskesmas Karangrayung II.
The Correlation Of Stroke Frequency And Blood Pressure With Stroke Severity In Non Hemorrhagic Stroke Patients Sri Siska Mardiana; Noor Hidayah; Nor Asiyah; Ratih Noviani
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 14th University Research Colloquium 2021: Bidang Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (409.814 KB)

Abstract

Latar Belakang: Prevalensi stroke mencapai 8,3 per 1000 penduduk, 60,7 persennya disebabkan oleh stroke non hemoragik. Laporan Dinas Kesehatan Jawa Tengah menunjukkan bahwa prevalensi stroke non hemoragik di Jawa Tengah tahun 2017 sebanyak 18.284 kasus. Sementara di Kabupaten Kudus prevalensi kasus baru stroke non hemoragik pada tahun 2017 sebanyak 618 kasus dan di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus jumlah pasien SNH pada tahun 2019 sebanyak 864 pasien. Tujuan: Mengetahui hubungan frekuensi stroke dan tekanan darah dengan keparahan stroke pada pasien stroke non hemoragik di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus. Metode: Jenis penelitian analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional study. Besar sampel 86 responden dengan teknik pengambilan sampel purposive sampling. Instrumen yang digunakan dengan cara telaah rekam medis, spigmomanometer digital, dan skala National Institutes of Health Stroke Scale (NIHSS). Analisis data uji statistik Spearman Rho. Hasil Penelitian : Mayoritas frekuensi stroke responden adalah Rendah (frekuensi stroke berulang ≤ 3 kali pasca serangan stroke pertama) sebanyak 74 orang (86%) dan tekanan darah responden adalah Hipertensi I Ringan sebanyak 29 orang (33,7%) serta tingkat keparahan stroke responden adalah Sedang sebanyak 41 orang (47,7%). Simpulan : Ada hubungan frekuensi stroke (p: 0,000 ; nilai r: 0,544) dan tekanan darah (p: 0,000 ; nilai r: 0,500) dengan keparahan stroke pada pasien stroke non hemoragik di RSUD dr. Loekmono Hadi Kudus.
ANALISA KEBUTUHAN TENAGA KEPERAWATAN (Studi Kasus di Puskesmas Kebonagung) Tri Suwarto; Muhammad Purnomo; Sri Siska Mardiana
Indonesian Journal of Nursing Research (IJNR) Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Program Studi S1 Keperawatan Universitas Ngudi Waluyo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/ijnr.v4i1.992

Abstract

Nursing services is an integral part of medical services system, 60% of wokers at public health center (Pukesmas)are nurses and therefore the plan of nurses, especially in determining the number of personnel, should be well-considered in order to obtain effective and efficient staff so that number of woker fits the requiref standard.The objective of this research is yo find out the need for nurses based on the analysis of need for nurses inside and outside the building of Puskesmas Kebonagung Kabupaten DemakThis research is adescriptive case study using cross-sectional framework. This research was done in a week at Puskesmas Kebonagung  with atotal sample of seven nurses. The method used in data collecting was distributing from of working list systematically to nurses at Puskesmas Kebonagung .The result of this research showed thed the working time used up by nurse for activities inside the building: productive time compared to non-productive time is 66.14% : 33.86 %. Working time outside the building of Puskesmas Kebonagung for Program Perkesmas took productive time compared to non-productive time of 66.96% : 24.40%; Program P2M took that of 81.83% : 18.17%; Program PKM  took that of 73.34% : 26.66%; and program UKS had tis ratio of 78.60% : 21.40%.With an effective nursing time of 3.22 hours per patient per day, it will need 16 nursing wokers according to formula from Depkes (2002),according to Swansbrug (1996) it will need 14 workers,and from Hasibuan (2003) 13 workers are needed. This result showed that the number of needed nurses at Puskesmas Kebonagung should be uncreased. New 6 – 9 staff should be added to the previous nurses.
The Effect of Neck Exercises on Headaches of Adolescent : A Case Study of College Students in Kudus, Indonesia Sukarmin; Mardiana, Sri Siska
Journal of Health Sciences and Medical Development Vol. 2 No. 03 (2023): Journal of Health Sciences and Medical Development
Publisher : The Indonesian Institute of Science and Technology Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56741/hesmed.v2i03.426

Abstract

Headache is a symptom that widely happen by all age groups including adolescents. According to the Global Burden of Disease (GBD) study, headache belongs the most common disorder occurring to adolescent. a Systematic Review (SR) study of 357 publications, globally the estimated prevalence of active headaches is about 52.0%. This study is to determine the effect of neck exercises on college students’ headaches. This methodology a quasi-experimental study which involve two group including 16 intervention groups and 16 control groups. The intervention group was given neck exercises for 4 weeks, while the control group was given headache education materials. Results of research there was a significant difference in headache before and after neck exercise in the intervention group (p value 0.015) and no significant difference in headache in the control group (p value 0.180).  Neck exercises are quite significant in reducing college students' headaches.
Asuhan Keperawatan Medikal Bedah pada Ny. I dengan Cronic Kidney Disiase (CKD) di Ruang Fresia 2 RSUP dr. Hasan Sadikin Bandung Salsabela, Adelia; Mardiana, Sri Siska; Suwandi, Edi Wibowo
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ginjal merupakan organ yang berfungsi sebagai pengatur keseimbangan cairan dan elektrolit, keseimbangan asam basa, ekskresi air dari sisa metabolik dan toksin. Penyakit gagal ginjal kronik merupakan penurunan pada fungsi sistem ginjal. Hal ini terjadi saat tubuh gagal untuk mempertahankan metabolisme dan keseimbangan cairan elektrolit dalam darah sehingga menyebabkan uremia. Tanda gejala gagal ginjal yaitu terdapat bengkak atau edema, penurunan nafsu makan, merasa lelah, serta tekanan darah tinggi. Banyaknya masyarakat yang kurang kesadaran untuk memeriksakan gejala dini gagal ginjal merupakan salah satu faktor keterlambatan penangan dan mengakibatkan menjadi penyakit gagal ginjal kronik Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa asuhan keperawatan pada Ny.I dengan CKD di Ruang Fresia RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Penelitian ini menggunakan metode analisa dengan menyusun data fokus. Pemilihan prioritas masalah utama serta menganalisis hasil penerapan intervensi dan evaluasi guna mengidentifikasi antara teori dan fakta yang terjadi. Analisa dilakukan selama 3x8 jam ditanggal 25 sampai 27 November 2024. Hasil dari analisa mendapatkan diagnosa utama Hipervolemia berhubungan dengan kelebihan asupan cairan dibuktikan dengan adanya bengkak dikedua tangan (D.0022). Intervensi yang digunakan Manajemen Hipervolemia (I.03114) yang dilakukan selama tiga hari berturut-turut. Pada hari terakhir dalam asuhan keperawatan, terdapat perbedaan kondisi pasien. Hasil dari evaluasi hari terakhir mendapatkan pasien sudah tidak bengkak, tampak bugar, intake cairan berkurang, pasien sudah bisa melakukan duduk, dan miring kiri kanan sendiri.
Kualitas Pelayanan Keperawatan dan Tingkat Kepuasan Pasien Rawat Inap: Studi Korelatif Astuti, Delina; Siswanti, Heny; Mardiana, Sri Siska
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah sakit khususnya di ruang rawat inap dimana pasien yang dirawat memerlukan pemantauan, terapi, tempat tidur, dan perawatan lanjutan, sering terjadi gesekan yang tinggi yang diakibatkan oleh tingginya interaksi yang ada, hal ini dapat menimbulkan kesalahpahaman yang dapat berakibat pasien tidak puas terhadap pelayanan yang diberikan. Mengukur tingkat kepuasan pasien dapat memberikan data dasar untuk melakukan evaluasi atas pelayanan asuhan keperawatan yang diberikan sehingga pelayanan yang didapatkan oleh pasien menjadi optimal serta dapat meningkatkan reputasi rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas pelayanan keperawatan dengan kepuasan pasien rawat inap. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif korelasi dengan pendekatan cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 79 responden, menggunakan kuisioner PSNCQQ (Patient Satisfaction with Nursing Care Quality Questionnaire) dan Kuesioner ServQual. Data dianalisis menggunakan uji Chi Square. Hasil: terdapat hubungan yang signifikan antara kualitas pelayanan keperawatan dengan kepuasan pasien rawat inap dengan p value 0,000. Kesimpulan: evaluasi berkala terhadap kualitas pelayanan keperawatan dan kepuasan pasien sangat diperlukan untuk menjaga serta meningkatkan kepuasan terhadap layanan keperawatan.
Pengaruh Edukasi Seksual melalui Audio Visual terhadap Tingkat Pengetahuan Seksualitas pada Anak Prasekolah di TK Aba Kudus Wildan, Ardhea Rahmalia; Hidayah, Noor; Mardiana, Sri Siska
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 20th University Research Colloquium 2025: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan seks sangatlah penting diajarkan sejak dini pada anak. Baik anak laki-laki maupun perempuan harus mendapatkan itu, terutama dimulai dari keluarga lebih dahulu. Hal ini penting untuk mengajarkan anak-anak tentang perilaku seksual yang sehat dan mencegah pelecehan seksual. Mereka harus menghindari mendapatkan informasi yang salah tentang seks dari sumber yang tidak dapat dipercaya, seperti teman sebaya atau internet. Pendidikan seks usia dini ini lebih menekankan untuk mengajarkan anak-anak tentang kondisi tubuh mereka, lawan jenisnya, dan cara menghindari kekerasan seksual. Di sini, pendidikan seks yang dimaksud adalah anak-anak mulai mengenal identitas diri atau mengetahui bahwa organ tubuh Perempuan itu berbeda dengan laki-laki dan keluarga mereka, bagian privasi tubuh, mengidentifikasi anggota tubuh mereka, dan dapat menyebutkan karakteristik tubuh mereka atau pengenalan anggota tubuh (anatomi). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi seksual melalui audio visual terhadap tingkat pengetahuan seksualitas pada anak prasekolah di TK ABA Kudus. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasy ekspremental dan menggunakan rancangan penelitian non equivalent control group design with control group design pretest-post test. Populasi dalam penelitian ini adalah anak pra sekolah usia 5-6 tahun yang berjumlah 98 orang. Sampel diambil sebanyak 54 responden terbagi menjadi kelompok intervensi dan kelompok kontrol dengan menggunakan rumus Lemeshow dan proporsi kejadian tidak diketahui secara pasti. Instrument yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan seksualitas anak prasekolah sebanyak 20 item pertanyaan untuk mengukur pengetahuan seksualitas sebelum dan sesudah edukasi. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon dan Uji Mann Whitney. Hasil: Hasil analisis menunjukkan rata-rata skor pengetahuan seksualitas pada kelompok eksperimen pre test adalah 9,37 dan pos test meningkat menjadi 15,96, sedangkan pada kelompok kontrol pretest adalah 9,41 dan posttest adalah 9,93. Uji statistik menunjukkan nilai p-value 0,001 (p<0,05), yang berarti terdapat pengaruh signifikan antara edukasi seksual terhadap pengetahuan seksualitas pada anak prasekolah. Simpulan: Edukasi seksual melalui audio visual secara signifikan berpengaruh dalam meningkatkan pengetahuan seksualitas pada anak prasekolah di TK Aisyiyah Bustanul Athfal Kudus.