Penyakit gagal ginjal kronik (GGK) ialah suatu kondisi kesehatan yang disebabkan gangguan fungsi ginjal yang bersifat kronis, berlangsung secara progresif dan irreversible. Pasien gagal ginjal kronis melakukan transfusi secara bertahap dan tidak bisa dilakukan sekaligus sesuai kebutuhan dalam menaikkan kadar Hb untuk mencegah terjadinya overload pada pasien gagal ginjal kronis. Tujuan Penelitian ini adalah mengetahui perbedaan hasil pemeriksaan nilai parameter hematologi Red Blood Cell Distribution Width (RDW) pada sampel darah pasien gagal ginjal kronis multitransfusi dengan masa simpan 1, 2, dan 3 hari di Unit Transfusi Darah di di RSUD. DR. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung. Jenis Penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan desain Analitik Observasional dengan pendekatan cross sectional melalui pemeriksaan hematologi menggunakan alat Hematology Analyzer dengan 45 sampel menggunakan uji One Way Anova. Hasil penelitian adalah diketahui perbedaan rerata nilai RDW-CV pada sampel gagal ginjal kronis multitranfusi di RSUD. Dr. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung masa simpan 1 hari sebesar 15,98%, masa simpan 2 hari sebesar 16,36%, dan masa simpan 3 hari sebesar 16,76%. Sementara itu, perbedaan rerata nilai RDW-SD pada masa simpan 1 hari sebesar 48,8 fL, masa simpan 2 hari sebesar 50,0 fL. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah Terdapat perbedaan yang signifikan antara hasil pemeriksaan nilai hematologi Red Blood Cell Distribution Width (RDW) pada sampel darah pasien gagal ginjal kronis multitransfusi dengan masa simpan 1, 2, dan 3 hari di RSUD. DR. H. Abdul Moeloek Bandar Lampung dengan nilai Sig. = 0.032
Copyrights © 2026