Perkembangan teknologi digital yang pesat menyebabkan meningkatnya penggunaan gadget pada anak, yang berpotensi menimbulkan gangguan emosi dan perilaku seperti perilaku agresif. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan penerapan terapi bermain dalam menurunkan perilaku kekerasan pada anak dengan adiksi gadget. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan komprehensif pada seorang anak usia 9 tahun dengan diagnosis gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas yang mengalami perilaku agresif dan ketergantungan gadget. Pengkajian dilakukan menggunakan Strengths and Difficulties Questionnaire untuk menilai kondisi emosi dan perilaku anak dan Smartphone Addiction Scale untuk menilai adiksi gadget pada anak. Intervensi yang diberikan berupa terapi bermain sebanyak 10 sesi. Hasil penelitian menunjukkan adanya penurunan skor kesulitan dari kategori abnormal menjadi ambang serta peningkatan skor kekuatan dari ambang menjadi normal. Hal ini menunjukkan adanya perbaikan dalam regulasi emosi, penurunan perilaku agresif, dan peningkatan interaksi sosial anak. Terapi bermain dapat menjadi salah satu intervensi yang efektif dalam membantu anak mengembangkan koping yang lebih adaptif. Kesimpulannya, terapi bermain memberikan dampak positif dalam menurunkan perilaku kekerasan dan meningkatkan fungsi psikososial anak secara bertahap.
Copyrights © 2026