Diabetes Melitus Tipe II merupakan kondisi kronis yang menuntut kompetensi pengelolaan diri yang optimal guna mencegah komplikasi jangka panjang. Perawat berperan krusial sebagai fasilitator pembelajaran dalam meningkatkan kapasitas self-management pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas peran edukatif perawat dalam meningkatkan kemampuan manajemen diri penderita Diabetes Melitus Tipe II di RS Amalia Medika Pangkalan Kerinci. Quasi-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest melibatkan 66 responden yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner Peran Edukasi Perawat dan Diabetes Self-Management Questionnaire (DSMQ), dengan hasil uji validitas menunjukkan bahwa seluruh item kuesioner memiliki nilai korelasi di atas 0,30, sehingga dinyatakan valid. Sementara itu, uji reliabilitas menunjukkan nilai Cronbach’s Alpha di atas 0,9 untuk semua variabel. Nilai ini menunjukkan bahwa instrumen memiliki tingkat konsistensi yang sangat tinggi. Dengan demikian, instrumen yang digunakan dalam penelitian ini dapat dikatakan sangat baik dan layak untuk digunakan dalam pengumpulan data Analisis data menggunakan paired sample t-test dan regresi linear sederhana dengan taraf signifikansi 0,05. Terjadi peningkatan signifikan pada skor peran edukasi perawat (p < 0,05) dan kemampuan manajemen diri pasien (p < 0,05) pasca intervensi. Analisis regresi menunjukkan hubungan positif antara perubahan peran edukasi perawat dan perubahan kemampuan manajemen diri dengan nilai R² sebesar 0,050. Intervensi edukasi keperawatan berkontribusi dalam meningkatkan kemampuan manajemen diri pasien Diabetes Melitus Tipe II, meskipun kontribusinya relatif kecil dan dipengaruhi oleh faktor multidimensional lainnya.
Copyrights © 2026