Penggunaan gadget yang semakin meningkat pada remaja berpotensi menimbulkan adiksi yang berdampak pada aspek fisik, psikologis, dan sosial, sehingga diperlukan intervensi yang efektif untuk mengatasinya. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan psikoedukasi dalam menurunkan adiksi gadget pada remaja dengan diagnosa koping individu tidak efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan asuhan keperawatan jiwa secara komprehensif yang meliputi tahap pengkajian, diagnosis, perencanaan, implementasi, dan evaluasi pada An. G usia 17 tahun. Intervensi diberikan melalui delapan kali pertemuan psikoedukasi yang mencakup pengkajian dan building rapport, pengenalan masalah, identifikasi pemicu, manajemen perilaku, strategi koping, penguatan dan motivasi, pencegahan kekambuhan dan evaluasi. Hasil menunjukkan adanya penurunan tingkat adiksi yang ditandai dengan berkurangnya durasi penggunaan gadget dari 10 jam menjadi 6 jam per hari, menurunnya skore adiksi gadget dari 91 ke 88, serta peningkatan kemampuan kontrol diri, perbaikan pola tidur, dan keterlibatan dalam aktivitas positif. Dengan demikian, psikoedukasi terbukti efektif dalam membantu remaja mengelola penggunaan gadget secara lebih adaptif dan meningkatkan kemampuan koping individu.
Copyrights © 2026