Gadget adalah perangkat komunikasi yang digunakan di seluruh dunia, karena memiliki berbagai fungsi yang beragam. Namun, banyak orang yang menggunakan gadget secara berlebihan sehingga berpotensi mengalami kecandua. Sebagian besar remaja kini memiliki gadget, dan hal tersebut memberikan dampak baik maupun buruk terhadap kehidupan mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas selft control penggunaan gadget pada remaja. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan asuhan keperawatan jiwa secara komprehensif. Partispan dalam penelitian ini adalah seorang remaja perempuan berusia 18 tahun yang mengalami kecanduan gadget. Teknik selft-control ini dilakukan selama 7x pertemuan dari tanggal 19 Oktober 2025 - 6 November 2025. Tahapan self-control meliputi, tahap monitor diri, pengukuhan diri, control stimulus, evaluasi. Efektivitas terapi diukur menggunakan kuesioner Smartphone Addiction Scale-Short Version (SAS-SV). Kuesioner yang digunakan sudah dilakukan uji validitas dan reliabilitas, uji validitas pada kuesioner ini menggunakan teknik Product Moment dan uji reliabilitas menggunakan Cronbach's Alpha dengan bantuan program Statistic Product and Service Solution (SPSS) 26 for Windows. Hasil penelitian menunjukan bahwa teknik self-control efektif dalam mengurangi kecanduan gadget, yang ditandai dengan penurunan durasi penggunaan harian dari 10 jam menjadi 5 jam. Tingkat adiksi klien mengalami perbaikan dari kategori berat dengan skor 90 menjadi kategori sedang dengan skor 60.
Copyrights © 2026