Prematuritas adalah persalinan pada usia kehamilan 20–37 minggu, dengan angka kejadian global mencapai 8,5%. Prematuritas dan berat badan lahir rendah (BBLR) merupakan penyebab utama kematian dan gangguan kesehatan neonatal. Bayi prematur rentan mengalami gangguan pernapasan dan infeksi seperti bronkopneumonia disebabkan oleh imunitas yang belum matang.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui asuhan keperawatan pada neonatus dengan BBLR dengan suspekbronkopneumoni. Penelitian ini merupakan studi kasus dengan pendekatan proses keperawatan. Populasi penelitian ini adalah bayi baru lahir dengan prematuritas dan BBLR. Sampelnya adalah bayi dari Ny. Ey menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian dilakukan pada bulan Juni 2025. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan studi dokumentasi. Instrumen penelitian adalah peneliti sendiri, alat pemeriksaan fisik dan pedoman pengkajian.. Data dianalisis berdasarkan proses asuhan keperawatan dengan membandingkan data normal dengan abnormal pada pengkajian dan dianalisis untuk menentukan masalah keperawatan sesuai dengan kondisi pasien. Hasil penelitian yaitu adanya sesak nafas, pernafasan cepat dan dangkal, retraksi dinding dada, frekuensi pernafasan 63x/menit, suhu tubuh 36,5℃, gizi kurang, leukosit 7,97 x10^3/ul, bilirubin total 15,48 mg/dl, CRP kuantitatif 17,91 mg/dl. Terdapat 5 masalah keperawatan yaitu pola nafas tidak efektif, defisit nutrisi, risiko hipotermia, risiko ikterik neonatus, risiko infeksi. Setelah dilakukan asuhan keperawatan selama 3 hari di dapatkan kesimpulan perkembangan masalah keperawatan cukup membaik. Masalah keperawatan utama pada bayi Ny.Ey yaitu pola nafas tidak efektif.
Copyrights © 2026