Perkembangan teknologi digital telah mendorong meningkatnya penggunaan Artificial Intelligence (AI) sebagai sumber informasi kesehatan. Ibu hamil merupakan salah satu kelompok yang aktif memanfaatkan teknologi digital untuk memperoleh informasi kesehatan. Di sisi lain, Kabupaten Buleleng memiliki potensi ancaman bencana seperti gempa bumi, banjir, dan tanah longsor yang dapat meningkatkan risiko kesehatan pada kelompok rentan, termasuk ibu hamil. Literasi AI berpotensi mendukung kesiapsiagaan bencana dan pengambilan keputusan Kesehatan selama kehamilan. Menganalisis peran literasi Artificial Intelligence (AI) terhadap kesiapsiagaan bencana dan pengambilan keputusan kesehatan pada ibu hamil di Kabupaten Buleleng. Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian dilakukan pada 160 ibu hamil yang melakukan kunjungan antenatal di dua puskesmas Kabupaten Buleleng. Lokasi penelitian dilakukan secara purposive, sedangkan responden dipilih menggunakan teknik consecutive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner literasi AI, kesiapsiagaan bencana, dan pengambilan keputusan kesehatan. Analisis data dilakukan secara univariat, bivariat menggunakan uji Spearman Rank, dan multivariat menggunakan regresi logistik. Sebanyak 57,5% responden memiliki tingkat literasi AI yang tinggi. Kesiapsiagaan bencana yang baik ditemukan pada 61,9% responden, sedangkan 65,0% responden memiliki kemampuan pengambilan keputusan kesehatan yang baik. Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara literasi AI dengan kesiapsiagaan bencana (r=0,421; p<0,001) dan pengambilan keputusan kesehatan (r=0,458; p<0,001). Ibu hamil dengan tingkat literasi AI tinggi memiliki peluang lebih besar untuk memiliki kesiapsiagaan bencana dan kemampuan pengambilan keputusan kesehatan yang lebih baik dibandingkan kelompok dengan literasi AI rendah. Penguatan literasi AI dapat mendukung kesehatan maternal dan kesiapsiagaan bencana.
Copyrights © 2026