JENTERA: Jurnal Kajian Sastra
Vol 13, No 2 (2024): Jentera: Jurnal Kajian Sastra

Gagasan Perlawanan Pramoedya Ananta Toer terhadap Revolusi: Analisis Fakta Kemanusiaan dalam Novel Larasati

Farah Syahida Rosda (Universitas Sebelas Maret)
Dinda Tri Puspita Sari (Unknown)
Dwi Susanto (Unknown)



Article Info

Publish Date
24 Dec 2024

Abstract

This research aims to reveal Pramoedya Ananta Toer's ideas of resistance to the revolution through the novel Larasati. To achieve this goal, this research uses a qualitative descriptive method with a genetic structuralism approach emphasizing human facts. The object and data source of this research is the novel Larasati by Pramoedya Ananta Toer. The data collection technique used in this research is the library technique. Genetic structuralism research is considered a dialectical method. This method is based on a circular hermeneutic circle, meaning that research can be conducted anywhere. The results of this research show that the formation of literary works is strongly influenced by the social structure and ideas of the author. The humanitarian facts obtained from the author are social humanitarian facts, Pramoedya's role as part of the Badan Keamanan Rakyat (BKR), and humanitarian facts in the form of political activities, Pramoedya represents groups of people who were oppressed by the corruption that occurred during the revolution. Pramoedya represents a group of artists and community groups in fighting for revolution in Indonesia, which is demonstrated through his work, Larasati. AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan gagasan perlawanan Pramoedya Ananta Toer terhadap revolusi melalui novel Larasati. Untuk mencapai tujuan ini, penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan strukturalisme genetik yang menekankan pada fakta kemanusiaan. Objek dan sumber data dari penelitian ini adalah novel Larasati karya Pramoedya Ananta Toer. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik pustaka. Penelitian strukturalisme genetik dianggap sebagai metode dialektik. Hasil dari penelitian ini menunjukkan pembentukan karya sastra sangat dipengaruhi oleh struktur sosial dan gagasan pengarang. Fakta kemanusian yang didapatkan dari pengarang adalah fakta kemanusiaan bersifat sosial, peran Pramoedya sebagai bagian dari Badan Keamanan Rakyat (BKR) dan fakta kemanusiaan berupa aktivitas politik, Pramoedya mewakili kelompok masyarakat yang tertindas atas korupsi yang terjadi pada masa revolusi. Hal yang menjadi temuan dalam penelitian ini adalah, peran pengarang Pramoedya mewakili kelompok seniman dan kelompok masyarakatnya dalam memperjuangkan revolusi di Indonesia, yang mana ditunjukkan melalui karyanya yaitu Larasati. Pengarang memiliki pengaruh terhadap gagasan atau ideologi yang menjadi representasi karya sastranya. Pada novel Larasati, Pram menjadikannya alat gagasan perlawanan terhadap penjajah di masa revolusi Indonesia.

Copyrights © 2024






Journal Info

Abbrev

jentera

Publisher

Subject

Description

JENTERA is a literary research journal published by Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan, Ministry of Education and Culture. Jentera publishes the research articles (literary studies and field research), the idea of conceptual, research, theory pragmatice, and book reviews. Jentera publishes them ...