Perkembangan media sosial telah mendorong perusahaan untuk memanfaatkan platform digital sebagai sarana komunikasi pemasaran, salah satunya melalui TikTok. Eiger Adventure Store sebagai merek produk outdoor aktif menggunakan akun TikTok @eigeradventurestore.id untuk mempromosikan produknya dengan menerapkan berbagai strategi hard selling. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana strategi hard selling dikonstruksi dalam konten TikTok @eigeradventurestore.id sebagai komunikasi pemasaran produk outdoor. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis framing model Robert N. Entman yang terdiri atas empat elemen, yaitu define problems, diagnose causes, make moral judgement, dan treatment recommendation. Data penelitian diperoleh melalui observasi terhadap 15 konten video TikTok yang diunggah pada periode Januari hingga Maret 2026 serta didukung dokumentasi dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi hard selling dikonstruksi melalui penonjolan harga produk, penyampaian informasi promo secara eksplisit, penggunaan ajakan membeli secara langsung (call to action), serta penciptaan urgensi melalui batas waktu promosi dan momentum tertentu seperti awal tahun, Ramadan, dan periode gajian. Selain itu, Eiger juga memanfaatkan pemberian insentif berupa voucher, hadiah, dan keuntungan keanggotaan untuk meningkatkan daya tarik promosi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa strategi hard selling tidak hanya berorientasi pada penjualan jangka pendek, tetapi juga membangun persepsi bahwa produk Eiger memiliki nilai lebih melalui pembingkaian pesan pemasaran yang disesuaikan dengan karakteristik audiens TikTok.
Copyrights © 2026