Skandal yang melibatkan aktor Korea Selatan bernama Kim Soo Hyun menjadi salah satu isu yang mendapat perhatian luas dari publik dan media. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui respon komunikasi krisis Gold Medalist dalam menangani skandal Kim Soo Hyun berdasarkan pemberitaan media online IDN Times dan Kpop Chart. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis isi deskriptif berdasarkan sepuluh kategori respons krisis dalam Situational Crisis Communication Theory (SCCT). Sampel penelitian terdiri dari 55 artikel berita yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Uji reliabilitas antarcoder menggunakan rumus Holsti memperoleh koefisien sebesar 0,8 yang menunjukkan instrumen penelitian reliabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Gold Medalist menggunakan sembilan dari sepuluh kategori SCCT, dengan klaster Deny pada kategori Attack the Accuser dan Denial sebagai strategi yang paling dominan, diikuti Diminish, sedangkan Rebuild digunakan dalam proporsi yang lebih kecil. Selain itu, diseminasi respon krisis menunjukkan adanya perbedaan antara respon yang diterapkan Gold Medalist dengan strategi yang direkomendasikan oleh SCCT.
Copyrights © 2026