Perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang sangat pesat telah membawa transformasi signifikan pada sektor transportasi melalui pengembangan sistem yang cerdas, adaptif, dan berbasis data. Sistem transportasi saat ini menghadapi berbagai tantangan kompleks, seperti kemacetan lalu lintas, inefisiensi energi, emisi karbon, dan meningkatnya kebutuhan mobilitas perkotaan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh dan penerapan AI dalam sistem transportasi, khususnya pada manajemen lalu lintas, transportasi publik, kendaraan otonom, keberlanjutan transportasi, serta kebijakan transportasi berbasis teknologi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui metode Systematic Literature Review (SLR) dan narrative review. Data diperoleh dari publikasi ilmiah nasional dan internasional yang terindeks Scopus, IEEE Xplore, Springer, Elsevier, dan SINTA pada periode 2020–2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi AI seperti Machine Learning, Deep Learning, Reinforcement Learning, Computer Vision, serta integrasi Internet of Things (IoT) mampu meningkatkan efisiensi lalu lintas, optimasi rute, prediksi permintaan penumpang, efektivitas operasional, dan keselamatan transportasi. AI juga berkontribusi dalam mendukung transportasi berkelanjutan melalui optimasi energi dan pengurangan emisi karbon. Namun, implementasi di negara berkembang termasuk Indonesia masih menghadapi kendala infrastruktur, ketersediaan data, privasi, dan kesiapan regulasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa AI memiliki potensi besar dalam mendukung mobilitas perkotaan berkelanjutan. Penelitian selanjutnya direkomendasikan untuk berfokus pada implementasi AI berbasis data real-time pada sistem MRT, LRT, dan BRT di Indonesia. Kajian ini juga memberikan implikasi kebijakan bagi pengembangan sistem transportasi berbasis AI yang adaptif, aman, dan berkelanjutan.
Copyrights © 2026