Penelitian ini menganalisis perkembangan teknologi keamanan jaringan dan merekomendasikan dalam mencegah kejahatan dunia maya dengan meninjau faktor kesadaran pengguna, kebijakan, dan teknologi modern seperti Artificial Intelligence (AI). Menggunakan metode deskriptif kuantitatif melalui survei terhadap 50 responden (mahasiswa, dosen, dan praktisi TI), penelitian ini mengukur lima dimensi utama keamanan menggunakan skala Likert. Hasil analisis menunjukkan tingkat kesadaran dan persepsi positif yang sangat tinggi dengan rata-rata skor di atas 4.0 pada seluruh dimensi, di mana dimensi kesadaran ancaman memperoleh skor tertinggi (4.31) dan teknologi keamanan lanjutan memperoleh skor terendah (4.04). Penelitian menyimpulkan bahwa faktor manusia, edukasi, dan kebijakan pemerintah krusial dalam perlindungan siber, sementara penerapan AI sangat potensial untuk memperkuat jaminan keamanan yang diimbangi dengan regulasi dan kesadaran etis guna memitigasi risiko baru di era digital.
Copyrights © 2026