Meningkatnya konsumsi konten self-improvement di Instagram menunjukkan pergeseran fungsi media sosial dari sekadar hiburan menuju ruang pengembangan diri. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemaknaan perempuan terhadap konten self-improvement pada akun Instagram @evtessia serta kontribusinya dalam pembentukan kemandirian perempuan dengan menggunakan teori Uses and Gratifications. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap lima informan perempuan pengguna aktif Instagram berusia 21–34 tahun serta dua narasumber ahli, yang dipilih secara purposive. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dengan mengaitkan temuan pada dimensi kebutuhan Uses and Gratifications. Hasil penelitian menunjukkan lima temuan utama: (1) konten dimaknai sebagai sumber pemenuhan kebutuhan kognitif melalui refleksi diri, (2) sebagai penguat kebutuhan afektif melalui dukungan emosional, (3) sebagai penguat integratif personal melalui peningkatan kepercayaan diri dan kemandirian, (4) sebagai pemenuh integratif sosial melalui rasa kebersamaan simbolik, dan (5) sebagai sarana pelepasan ketegangan dalam mengelola stres. Temuan ini menegaskan bahwa audiens memanfaatkan konten secara aktif sesuai kebutuhannya. Penelitian ini berkontribusi pada kajian Ilmu Komunikasi dengan memperluas penerapan teori Uses and Gratifications dalam konteks konten self- improvement berbasis pengalaman perempuan, serta menawarkan perspektif baru mengenai peran media sosial dalam pembentukan kemandirian perempuan,
Copyrights © 2026