Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

REDESIGN KEMASAN PRODUK “CANAYA” DALAM PENGUATAN CITRA KOPI GEOTHERMAL KAMOJANG Fildzah Ghassani; Achmad Wildan; Muhamad Erfan
Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi Vol 9, No 1 (2026): Lektur: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/lektur.v9i1.27699

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran desain kemasan produk Kopi Geothermal Coffee Process (GCP) Kamojang sebagai alat komunikasi visual guna memperkuat identitas merek kopi geothermal. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan semiotika dari Roland Barthes, yang mencakup aspek denotatif, konotatif, dan mitologis, serta teori citra merek menurut Kotler dan Keller. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan visual kemasan sebelum dan sesudah dilakukan redesign, wawancara semi-terstruktur dengan pengelola, tim desain, dan konsumen, kajian pustaka, serta dokumentasi. Analisis data mengikuti proses reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, kemudian diinterpretasikan dengan analisis semiotika untuk mengidentifikasi arti visual. Hasil analisis selanjutnya digabungkan dengan teori citra merek untuk mengevaluasi kekuatan, keunggulan, dan keunikan asosiasi merek yang telah terbentuk. Temuan penelitian menunjukkan bahwa kemasan yang lama tidak dapat secara jelas merepresentasikan identitas geothermal. Setelah redesign, elemen-elemen visual seperti ilustrasi petani, rumah pengering, gunung Kamojang, warna hijau yang dominan, dan tipe huruf modern menjadi lebih komunikatif dalam menyampaikan nilai keberlanjutan dan inovasi energi terbarukan. Penelitian ini memberikan sumbangan dalam memperkaya kajian semiotika pada desain kemasan yang berkelanjutan, serta memberikan implikasi praktis untuk strategi komunikasi visual yang berbasis pada nilai keberlanjutan dan pemberdayaan masyarakat lokal.
PEMAKNAAN KONTEN SELF-IMPROVEMENT INSTAGRAM @EVTESSIA DALAM PEMBENTUKAN KEMANDIRIAN PEREMPUAN Selpi Febrianti; Ummu Salamah; Achmad Wildan; Detya Wiryany
Jurnal Ilmu Komunikasi UHO : Jurnal Penelitian Kajian Ilmu Komunikasi dan Informasi Vol. 11 No. 1 (2026): EDISI JANUARI
Publisher : Laboratorium Ilmu Komunikasi Fisip UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jikuho.v11i1.2010

Abstract

Meningkatnya konsumsi konten self-improvement di Instagram menunjukkan pergeseran fungsi media sosial dari sekadar hiburan menuju ruang pengembangan diri. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemaknaan perempuan terhadap konten self-improvement pada akun Instagram @evtessia serta kontribusinya dalam pembentukan kemandirian perempuan dengan menggunakan teori Uses and Gratifications. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap lima informan perempuan pengguna aktif Instagram berusia 21–34 tahun serta dua narasumber ahli, yang dipilih secara purposive. Data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik dengan mengaitkan temuan pada dimensi kebutuhan Uses and Gratifications. Hasil penelitian menunjukkan lima temuan utama: (1) konten dimaknai sebagai sumber pemenuhan kebutuhan kognitif melalui refleksi diri, (2) sebagai penguat kebutuhan afektif melalui dukungan emosional, (3) sebagai penguat integratif personal melalui peningkatan kepercayaan diri dan kemandirian, (4) sebagai pemenuh integratif sosial melalui rasa kebersamaan simbolik, dan (5) sebagai sarana pelepasan ketegangan dalam mengelola stres. Temuan ini menegaskan bahwa audiens memanfaatkan konten secara aktif sesuai kebutuhannya. Penelitian ini berkontribusi pada kajian Ilmu Komunikasi dengan memperluas penerapan teori Uses and Gratifications dalam konteks konten self- improvement berbasis pengalaman perempuan, serta menawarkan perspektif baru mengenai peran media sosial dalam pembentukan kemandirian perempuan,