Penelitian ini mengkaji pemanfaatan limbah ampas tahu di Kabupaten Alor melalui inovasi pembuatan sosis nabati dengan penambahan wortel (Daucus carota). Tujuan penelitian ini adalah menganalisis pengaruh variasi penambahan wortel terhadap kualitas organoleptik sosis ampas tahu dan menentukan formulasi terbaik. Metode yang digunakan adalah rancangan percobaan dengan analisis sidik ragam (ANOVA) terhadap variabel warna, tekstur, dan rasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan wortel berpengaruh sangat nyata terhadap seluruh parameter organoleptik. Perlakuan B (150gram wortel dan 300gram ampas tahu) terpilih sebagai formulasi terbaik dengan tingkat kesukaan tertinggi, menghasilkan skor tekstur 3,93 (kenyal), warna 4 (orange menarik), dan rasa 3,84 (gurih). Penelitian ini membuktikan bahwa ampas tahu dapat dikembangkan menjadi produk pangan fungsional bernilai ekonomi tinggi.Kata kunci: Ampas Tahu, Sosis, Wortel, Organoleptik, Inovasi Pangan
Copyrights © 2026