Sawi hijau (Brassica juncea L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak dibudidayakan di Indonesia. Salah satu upaya untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman sawi adalah dengan memanfaatkan air cucian beras sebagai pupuk organik cair karena mengandung unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air cucian beras terhadap pertumbuhan tanaman sawi hijau. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas empat perlakuan, yaitu P0 (kontrol), P1 (50% air cucian beras), P2 (75% air cucian beras), dan P3 (100% air cucian beras). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman dan jumlah daun. Data yang dianalisis merupakan rata-rata hasil pengamatan selama empat minggu dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif serta Analysis of Variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara deskriptif perlakuan P2 menghasilkan rata-rata tinggi tanaman tertinggi sebesar 11,98 cm dan rata-rata jumlah daun tertinggi sebesar 8,00 helai. Namun, hasil ANOVA menunjukkan bahwa pemberian air cucian beras tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman (F = 0,317; P = 0,813) maupun jumlah daun (F = 1,023; P = 0,416). Meskipun demikian, perlakuan P2 menunjukkan kecenderungan pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan perlakuan lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa air cucian beras berpotensi dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair alternatif, namun efektivitasnya dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman sawi hijau pada kondisi penelitian ini belum menunjukkan pengaruh yang signifikan.
Copyrights © 2023