HISREIDI FUNOME
Program Studi biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas San Pedro

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kualitas Sumber Air di Kecamatan Batu Putih Kabupaten Timur Tengah Selatan Anna Apriani Maniuk Solo; HISREIDI FUNOME
Flobamora Biological Journal Vol. 4 No. 2 (2025): Flobamora Biological Journal
Publisher : Program Studi Biologi Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Air tanah dan mata air merupakan sumber air bersih yang digunakan untuk memenuhi kebutuhan air minum oleh masyarakat Kecamatan Batu Putih. Oleh karena itu, kualitas air menjadi hal yang penting dilokasi tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas air tanah dan mata air di Kecamatan Batu Putih berdasarkan baku mutu parameter air yang sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 untuk kategori air kelas I. Pengambilan sampel ai dilakukan dengan menggunakan metode grab sampling di Sumur Oebobo, Sumur Oenasi, Mata Air Oebobo, dan Mata Air Oelalip. Adapun parameter air yang dianalisis dalam penelitian ini, diantaranya pH, TDS, DO, dan BOD. Hasil penelitian menunjukan bahwa pH, TDS, DO, dan BOD pada keempat sumber air tersebut masing-masing secara berurutan sebesar pH 7,2-7,55; TDS 259-537 mg/L; DO 2,66 – 6,3 mg/L; dan BOD 0,6 – 1,76 mg/L. Parameter pH, TDS, dan BOD pada sampel air dari keempat lokasi masih memenuhi baku mutu air yang sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 untuk kategori air kelas I. Sedangkan parameter DO cenderung memiliki nilai di bawah baku mutu air (< 6mg/L). Namun berdasarkan nilai Indeks Pencemaran (IP), keempat lokasi sumber air di Kecamatan Batu Putih masih berada pada katogori baik dengan nilai IP berada pada rentangan 0,429 - 0,821.
PENGARUH PEMBERIAN AIR CUCIAN BERAS TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN SAWI Hijau (Brassica juncea L) DI KECAMATAN ALAK KOTA KUPANG Yuliana Ndae; HISREIDI FUNOME
Flobamora Biological Journal Vol. 2 No. 2 (2023): Flobamora Biological Journal
Publisher : Program Studi Biologi Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sawi hijau (Brassica juncea L.) merupakan salah satu komoditas hortikultura yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan banyak dibudidayakan di Indonesia. Salah satu upaya untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman sawi adalah dengan memanfaatkan air cucian beras sebagai pupuk organik cair karena mengandung unsur hara yang dibutuhkan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian air cucian beras terhadap pertumbuhan tanaman sawi hijau. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas empat perlakuan, yaitu P0 (kontrol), P1 (50% air cucian beras), P2 (75% air cucian beras), dan P3 (100% air cucian beras). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman dan jumlah daun. Data yang dianalisis merupakan rata-rata hasil pengamatan selama empat minggu dan dianalisis menggunakan analisis deskriptif serta Analysis of Variance (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara deskriptif perlakuan P2 menghasilkan rata-rata tinggi tanaman tertinggi sebesar 11,98 cm dan rata-rata jumlah daun tertinggi sebesar 8,00 helai. Namun, hasil ANOVA menunjukkan bahwa pemberian air cucian beras tidak berpengaruh nyata terhadap tinggi tanaman (F = 0,317; P = 0,813) maupun jumlah daun (F = 1,023; P = 0,416). Meskipun demikian, perlakuan P2 menunjukkan kecenderungan pertumbuhan yang lebih baik dibandingkan perlakuan lainnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa air cucian beras berpotensi dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair alternatif, namun efektivitasnya dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman sawi hijau pada kondisi penelitian ini belum menunjukkan pengaruh yang signifikan.
RESPONS PERTUMBUHAN VEGETATIF CABAI (Capsicum annuum L.) TERHADAP APLIKASI AIR CUCIAN BERAS PADA BERBAGAI KONSENTRASI DI KECAMATAN ALAK KOTA KUPANG Wehermina Sesin; HISREIDI FUNOME
Flobamora Biological Journal Vol. 4 No. 1 (2025): Flobamora Biological Journal
Publisher : Program Studi Biologi Universitas San Pedro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons pertumbuhan vegetatif cabai (Capsicum annuum L.) terhadap aplikasi air cucian beras pada berbagai konsentrasi di Kecamatan Alak, Kota Kupang. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri atas empat perlakuan dan tiga kali ulangan, yaitu P0 (100% air bersih), P1 (25% air cucian beras + 75% air bersih), P2 (50% air cucian beras + 50% air bersih), dan P3 (100% air cucian beras). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman dan jumlah daun. Data dianalisis menggunakan analisis ragam (ANOVA) satu arah dan dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aplikasi air cucian beras memberikan pengaruh nyata terhadap tinggi tanaman dan jumlah daun cabai. Perlakuan P3 menghasilkan rata-rata tinggi tanaman tertinggi sebesar 21,55 ± 5,87 cm dan jumlah daun tertinggi sebesar 48,00 ± 10,39 helai. Hasil ANOVA menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh signifikan terhadap tinggi tanaman (F = 11,36; p = 0,002957) dan jumlah daun (F = 12,69; p = 0,002077). Hasil uji DMRT menunjukkan bahwa perlakuan P3 berbeda nyata dibandingkan perlakuan lainnya pada parameter tinggi tanaman, sedangkan pada parameter jumlah daun P3 tidak berbeda nyata dengan P2, tetapi berbeda nyata dengan P1 dan P0. Dengan demikian, aplikasi 100% air cucian beras (P3) merupakan perlakuan yang paling efektif dalam meningkatkan pertumbuhan vegetatif cabai dan berpotensi dimanfaatkan sebagai pupuk organik cair alternatif yang ramah lingkungan.