Latar Belakang: Ischialgia yang juga dikenal sebagai nyeri sciatic, adalah perasaan nyeri dan kesemutan yang mulai dari punggung bawah hingga lutut akibat terjepitnya saraf ischiadicus, yang umum disebut saraf sciatic dalam istilah medis.Tujuan: Mengetahui efektivitas modalitas MWD, TENS, dan Stretching dalam mengurangi nyeri, mengurangi spasme, meningkatkan kekuatan otot, meningkatkan LGS dan meningkatkan kemampuan fungsional. Metode: Jenis penelitian ini adalah study kasus menggunakan data sekunder dari rekam medis dan status klinis. Pengumpulan data melalui studi dokumen. Hasil: Setelah dilakukan 4 sesi fisioterapi, terjadi penurunan nyeri diam T0:1 menjadi T4:0, nyeri tekan T0:5 menjadi T4:1, nyeri gerak T0:5 menjadi T4:1, Penurunan spasme otot dari T0:3 menjadi T4:0. Peningkatan kekuatan otot pada gerakan fleksor T0:3 menjadi T4:5 dan ekstensor T0:3 menjadi T4:5. Peningkatan lingkup gerak sendi pada gerakan fleksi/ekstensi T0 S:10˚–0˚–35˚ menjadi T4 S:28˚–0˚–68˚, gerakan lateral fleksi dextra/sinistra T0 F:10˚–0˚–20˚ menjadi T4 F:27˚–0˚–30˚. Penurunan tingkat keterbatasan pada T0:18% menjadi T4:0%. Kesimpulan: Kombinasi modalitas MWD, TENS, dan Stretching dapat mengurangi nyeri, menghilangkan spasme, meningkatkan kekuatan otot, meningkatkan LGS, dan meningkatkan kemampuan fungsional Kata kunci : MWD, TENS, Stretching
Copyrights © 2026