Husna Arwa Salsabil
Fisioterapi Program Diploma Tiga, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Respati Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EFEKTIVITAS BALANCE EXERCISE DALAM MENURUNKAN RISIKO JATUH PADA LANSIA: A SYSTEMATIC REVIEW Husna Arwa Salsabil; Githa Andriani; Jacoba Nugrahaningtyas Wahjuning Utami
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah (JarFisMU)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jar.v5i2.31599

Abstract

Latar Belakang: Proses penuaan mengakibatkan penurunan fungsi fisiologis seperti penurunan massa otot (sarkopenia) dan gangguan sensorimotor yang berdampak pada stabilitas postural. Penurunan keseimbangan ini merupakan faktor risiko utama insidensi jatuh pada lansia yang dapat menyebabkan cedera fisik, kecacatan, hingga penurunan kualitas hidup. Strategi preventif melalui aktivitas fisik yang spesifik sangat diperlukan untuk memitigasi risiko tersebut. Tujuan: Untuk mengetahui efektivitas balance exercise dalam menurunkan risiko jatuh pada lansia berdasarkan tinjauan literatur terkini. Metode: Dari hasil pencarian pada database Google Scholar, PubMed, dan Science Direct, terdapat 10 artikel yang sesuai kriteria inklusi dan dijadikan database dalam penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan yaitu systematic review dengan framework PICOS. Hasil: Latihan keseimbangan terbukti secara signifikan meningkatkan kekuatan otot ekstremitas bawah dan koordinasi neuromuskular. Dari 10 artikel yang di-review, seluruhnya menyatakan bahwa intervensi balance exercise efektif dalam meningkatkan stabilitas postural dan menurunkan angka kejadian jatuh. Beberapa artikel juga menekankan bahwa durasi latihan selama 8 hingga 12 minggu memberikan hasil yang optimal terhadap mobilitas fungsional dan kepercayaan diri lansia dalam beraktivitas. Selain itu, faktor multimorbiditas ditemukan meningkatkan risiko jatuh secara drastis, sehingga intervensi ini menjadi sangat krusial bagi lansia dengan kondisi kronis Kata kunci :  Balance Exercise, Lansia, Risiko Jatuh, Stabilitas Postural
PENATALAKSANAAN FISIOTERAPI PADA KASUS LOW BACK PAIN ET CAUSA ISCHIALGIA DEXTRA DENGAN MODALITAS MICROWAVE DIATHERMY (MWD), TRANSCUTANEOUS ELECTRICAL NERVE STIMULATION (TENS), DAN STRETCHING DI RSU RAJAWALI CITRA Husna Arwa Salsabil; Yohanes Ola Langkamau; Khairul Imam
Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah Vol 5 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Fisioterapi Muhammadiyah (JarFisMU)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jar.v5i2.31609

Abstract

Latar Belakang: Ischialgia yang juga dikenal sebagai nyeri sciatic, adalah perasaan nyeri dan kesemutan yang mulai dari punggung bawah hingga lutut akibat terjepitnya saraf ischiadicus, yang umum disebut saraf sciatic dalam istilah medis.Tujuan: Mengetahui efektivitas modalitas MWD, TENS, dan Stretching dalam mengurangi nyeri, mengurangi spasme, meningkatkan kekuatan otot, meningkatkan LGS dan meningkatkan kemampuan fungsional. Metode: Jenis penelitian ini adalah study kasus menggunakan data sekunder dari rekam medis dan status klinis. Pengumpulan data melalui studi dokumen. Hasil: Setelah dilakukan 4 sesi fisioterapi, terjadi penurunan nyeri diam T0:1 menjadi T4:0, nyeri tekan T0:5 menjadi T4:1, nyeri gerak T0:5 menjadi T4:1, Penurunan spasme otot dari T0:3 menjadi T4:0. Peningkatan kekuatan otot pada gerakan fleksor T0:3 menjadi T4:5 dan ekstensor T0:3 menjadi T4:5. Peningkatan lingkup gerak sendi pada gerakan fleksi/ekstensi T0 S:10˚–0˚–35˚ menjadi T4 S:28˚–0˚–68˚, gerakan lateral fleksi dextra/sinistra T0 F:10˚–0˚–20˚ menjadi T4 F:27˚–0˚–30˚. Penurunan tingkat keterbatasan pada T0:18% menjadi T4:0%. Kesimpulan: Kombinasi modalitas MWD, TENS, dan Stretching  dapat mengurangi nyeri, menghilangkan spasme, meningkatkan kekuatan otot, meningkatkan LGS, dan meningkatkan kemampuan fungsional Kata kunci :  MWD, TENS, Stretching