Penelitian ini ditujukan untuk mengungkapkan suatu makna sebenarnya atas frasa mengajar berdasarkan roma 12:7b dikalangan guru Kristen. Guru Kristen menjalankan pekerjaan mengajar bukan hanya sekedar sebagai pekerjaan untuk mencari nafkah, namun juga merupakan sarana untuk melayani orang lain. Dengan demikian guru Kristen harus mempunyai hati seperti Yesus Kristus agar dalam mengajar dapat berdampak bagi muridnya. Metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan penelitian teoritis terbatas pada teks Alkitab Roma 12:7b. Pembahasan ini merupakan penelitian induktif melalui pendekatan kualitatif menggunakan data literatur tentang karunia mengajar pada guru-guru Kristen dengan menerapkan prinsip-prinsip hermeneutik. Hasil penelitian didapatkan ada tiga pemaknaan mengajar bagi guru Kristen, yaitu pertama, pengajaran dalam proses mengajar bukanlah sekedar memberikan knowledge, melainkan wisdom. Kedua adalah sebagai guru Kristen melakukan pengajaran dengan menanamkan dalam hati setiap murid untuk memiliki hati yang takut akan Tuhan. Ketiga, yaitu pendidikan yang berpegang pada nilai hidup Ilahi sebagai nilai hidup yang diajarkan dan diterapkan kepada setiap murid sehingga mampu menolong tiap murid untuk memiliki perspektif hidup berdasarkan kebenaran firman Tuhan. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi sumbangsih pemahaman yang benar bagi guru Kristen sehingga tidak salah dalam pemaknaan mengajar dalam ladang pelayanannya didunia pendidikan dan tetap mampu memuliakan Tuhan berdasar karunia mengajar yang telah dianugerahkan kepadanya.
Copyrights © 2026