Rendahnya pengetahuan ibu hamil mengenai perawatan kehamilan, persiapan persalinan, Inisiasi Menyusu Dini (IMD), serta keluarga berencana (KB) pascapersalinan masih menjadi salah satu faktor yang dapat memengaruhi kesiapan ibu dalam menghadapi persalinan dan menjaga kesehatan ibu serta janin. Pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan ibu hamil melalui kegiatan pendampingan kelas ibu hamil di UPTD Puskesmas Mangkurawang. Metode yang digunakan adalah Satuan Acara Penyuluhan (SAP) dengan pendekatan ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, demonstrasi, dan pendampingan menggunakan media Buku KIA, lembar balik, serta alat peraga. Kegiatan diikuti oleh 10 ibu hamil, dengan evaluasi melalui pengukuran pengetahuan sebelum dan sesudah pendidikan kesehatan serta observasi keikutsertaan peserta. Hasil menunjukkan bahwa sebelum pendidikan kesehatan sebagian besar ibu hamil memiliki pengetahuan kategori cukup (75,0%) dan baik (25,0%). Setelah intervensi terjadi peningkatan pengetahuan, yaitu kategori baik menjadi 87,5% dan kategori cukup menjadi 12,5%. Peningkatan juga terlihat pada pemahaman mengenai IMD dan waktu yang tepat menggunakan KB pascapersalinan. Keikutsertaan peserta dalam kelas ibu hamil mencapai 80%, sedangkan 20% tidak hadir karena mengalami mual dan muntah. Kegiatan pendampingan kelas ibu hamil terbukti efektif meningkatkan pengetahuan dan partisipasi ibu hamil sehingga dapat menjadi salah satu strategi promotif dan preventif dalam mendukung kesehatan ibu dan janin serta mempersiapkan persalinan yang aman.
Copyrights © 2026